Beranda / Berita / Detil Berita

Perdana di Pulau Belitung, KAMPIFF Hadirkan Festival Film Se-Pulau Belitung

13 Okt 2026, 15:59 WIB • Feji
berita #Festival Film 427x dibaca

Bagikan

Kelapa Kampit, Diskominfo SP Beltim – Pulau Belitung kini memiliki ruang baru bagi para pembuat film untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat. Melalui Kampit Short Film Festival (KAMPIFF) 2026, peserta dari Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dan Kabupaten Belitung dapat menampilkan karya dalam sebuah festival film yang dikemas dalam bentuk kompetisi. Penyelenggaraan ini diklaim menjadi yang pertama dengan konsep festival film di Pulau Belitung.

KAMPIFF berawal dari gagasan alumni SMP 1 Kelapa Kampit angkatan 1990 yang ingin menggelar kegiatan untuk meramaikan Lapangan Segitiga Kelapa Kampit sekaligus memberi dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di kawasan itu.

Ketua Panitia KAMPIFF, Jodi Nuari mengatakan salah seorang alumnus sempat menanyakan kegiatan yang cocok untuk mewujudkan tujuan tersebut. Jodi kemudian secara spontan mengusulkan pemutaran film. 

“Jadi maksud saya biar film bisa dinikmati segala umur. Beda jika mengadakan yang lain, dan juga karena tempat pemutaran filmnya itu di Lapangan Segitiga Kampit yang mana banyak UMKM di situ, jadi mereka nanti dampaknya positif,” kata Jodi.

Usulan tersebut kemudian berkembang menjadi festival film yang dirancang Jodi bersama teman-temannya dengan dukungan alumni SMP 1 Kelapa Kampit angkatan 1990. Jodi juga menginisiasi nama Kampit Short Film Festival atau KAMPIFF untuk kegiatan itu. Nama tersebut dipilih agar mudah diucapkan dan memiliki identitas yang khas.

Jodi menjelaskan, panitia sempat mempertimbangkan nama Kampit Short Festival (KSF) dan Kampit Film Festival (KFF), tetapi kedua singkatan itu sudah digunakan di tempat lain sehingga dipilih nama KAMPIFF.

Kegiatan ini kemudian dibuka bagi pembuat film dari Kabupaten Beltim dan Kabupaten Belitung, baik kalangan pelajar maupun umum. Cakupan tersebut menjadikan KAMPIFF sebagai ruang pertemuan bagi para pembuat film dari dua kabupaten di Pulau Belitung untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.

Menurut Jodi, konsep festival ini berbeda dari perlombaan film biasa. Karya peserta tidak hanya dinilai untuk menentukan pemenang, tetapi film-film terpilih juga akan diputar kepada masyarakat sehingga pembuatnya memiliki kesempatan memperkenalkan hasil kreativitas mereka kepada penonton yang lebih luas.

“Kalau lomba, setelah penjurian ditonton sama-sama itu, ya sudah selesai. Kalau festival ini, setelah melewati kurator dan penjurian, filmnya akan ditonton oleh khalayak ramai,” ujarnya.

Sejumlah alumnus SMP 1 Kelapa Kampit angkatan 1990 kini berkiprah di berbagai bidang. Di antaranya Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Murry Miranda dan Dirreskrimsus Polda Jawa Timur, Roy H.M. Sihombing. Keduanya direncanakan menjadi tamu undangan pada malam puncak KAMPIFF yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026.

Pemutaran film KAMPIFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15, 16, 17, 21 dan 22 Oktober di Lapangan Segitiga Kelapa Kampit. Rangkaian festival kemudian ditutup dengan malam puncak dan penganugerahan pemenang pada 23 Oktober 2026.

Jodi berharap KAMPIFF dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang membuka lebih banyak ruang bagi anak muda di Pulau Belitung untuk berkarya di bidang perfilman. Ia juga berharap Pemerintah Daerah memberi perhatian lebih terhadap potensi generasi muda yang ingin mengembangkan kreativitas melalui film.

“Mudah-mudahan dengan nanti Pemerintah Daerah melihat acara KAMPIFF lebih memantau kami lagi, lebih mendukung kami lagi, karena ternyata banyak potensi anak-anak muda di daerah kita,” kata Jodi.