Manggar, Diskominfo SP Beltim – Berakhirnya tugas Tim Mabes TNI dalam penyuluhan dan sosialisasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Belitung dan Belitung Timur (Beltim) tidak menghentikan upaya pencegahan karhutla di Beltim.
Hal tersebut disampaikan Pabung Kodim 0414/Belitung, Mayor Czi Tabrani mewakili Komandan Kodim (Dandim) dan tim dalam kegiatan Pisah Pamit Tim Mabes TNI dalam rangka tugas Penyuluhan dan Sosialisasi Karhutla, yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Beltim, Jumat (18/9/26).
Mayor Czi Tabrani atas perintah Dandim, mengatakan selama pelaksanaan tugas, kondisi karhutla di Belitim relatif aman.
“Kalau Belitung Timur, saya kira tidak ada sama sekali. Kebakaran-kebakaran yang ada, alhamdulillah masyarakat kita bisa mengatasi. Walaupun Damkar belum datang, mereka pakai kayu dan sebagainya, sehingga tidak menyebar ke mana-mana,” kata Mayor Czi Tabrani.
Meski kondisi relatif aman, Mayor Czi Tabrani mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sengaja, terutama untuk membuka atau membuat kebun.
“Jangan sekali-sekali masyarakat membakar, apalagi untuk membuat kebun dan sebagainya. Karena setelah dibakar, satu orang berbuat, banyak kerugian yang terjadi. Tanaman-tanaman yang ada dan binatang-binatang bisa mati karena kebakaran tersebut,” tegasnya.
Mayor Czi Tabrani juga menegaskan, upaya pencegahan karhutla akan tetap berlangsung meskipun Tim Mabes TNI telah menyelesaikan tugasnya karena selanjutnya pencegahan akan diteruskan oleh aparat teritorial yang berada di daerah.
“Ya tetap berlangsung. Beliau kan cuma menyampaikan, setelah itu dilanjutkan dengan aparat teritorial yang ada di sini. Kita mempunyai satu batalion, yang menjadi motor kita untuk pencegahan kebakaran,” pungkasnya.
Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar yang turut hadir dalam kegiatan ini menjamu Tim Mabes TNI dan diakhiri dengan penyerahan plakat serta foto bersama.