Beranda / Berita / Detil Berita

Pengisian Pertalite Diatur Sementara, Antrean di SPBU Mulai Berkurang

17 Sep 2026, 20:35 WIB • Atha
utama #Antrean SPBU #Penguraian Antrean SPBU 112x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pengaturan sementara waktu pengisian Pertalite di SPBU Desa Padang, Kecamatan Manggar, mulai dirasakan pengguna umum. Pada hari kedua pemberlakuannya, Kamis (17/9/2026), antrean kendaraan roda dua pada pagi hari terlihat lebih pendek dan tidak lagi mengular hingga keluar area SPBU.

Pengawas SPBU Desa Padang Manggar, Jumhari, menjelaskan pengaturan waktu pengisian tersebut mulai diberlakukan pada Rabu (16/9), sehari setelah Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar meninjau kondisi antrean di SPBU tersebut.

“Jadi ada kebijakan sejak Wabup meninjau ke sini. Jadwalnya, pagi untuk pengguna umum, mulai jam 1 siang untuk pengisian di atas 5 liter,” jelasnya.

Ia mengatakan pengisian bagi pengguna umum kembali dibuka pada sore hari.

“Kemudian jam 4 sampai jam 5 kembali untuk umum, karena banyak pegawai yang pulang kerja,” katanya.

Sejumlah pengguna umum mengaku waktu tunggu pengisian Pertalite lebih singkat dibandingkan kondisi sebelumnya. Salah satunya Salma, warga Dusun Manggarawan, Desa Padang, yang mengaku selama ini lebih memilih membeli Pertalite di pengecer ketika melihat antrean panjang di SPBU.

“Baru kali ini aku ikut antre di SPBU. Kalau ramai, aku biasanya tidak pernah masuk. Hari ini aku masuk karena melihat antreannya tidak ramai. Tadi juga tidak lama, tidak sampai lima menit,” ujar Salma.

Menurutnya, antrean panjang sebelumnya membuatnya mempertimbangkan waktu ketika hendak mengisi BBM karena harus membagi waktu dengan pekerjaan.

“Biasanya aku beli di eceran saja karena melihat SPBU yang sudah ramai. Kalau ramai, daripada ikut antre lama-lama makan waktu, aku mau bekerja juga kan. Hari ini lihat sepi makanya masuk,” ungkapnya.

Hal serupa dirasakan Karnadi, warga Kecamatan Damar. Ia mengatakan kondisi antrean yang lebih pendek membuat dirinya memilih tetap mengisi Pertalite di SPBU.

“Biasanya lihat antrean panjang, sampai putar balik aku. Hari ini sepi, jadi baguslah daripada dicampur-campur yang antre,” ujarnya.

Karnadi berharap kondisi antrean tetap terkendali sehingga masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama saat mengisi BBM.

“Mudah-mudahan tidak susah lagi mengantre supaya nyaman juga kami bekerja,” harapnya.

Kebijakan tersebut turut dirasakan Muhammad Junaidi, warga Dusun Kampong Arab, Desa Kurnia Jaya, yang mengatakan waktu tunggu pengisian Pertalite kini lebih singkat.

“Sebenarnya kalau sifatnya membantu masyarakat ini sangat oke. Kalau hari ini sudah terlihat bagus,” kata Junaidi.

Ia membandingkan waktu tunggu yang dirasakannya saat ini dengan kondisi sebelumnya.

“Biasanya setengah jam lebih mengantre, ini paling hanya 10 menit, perbedaannya sangat ada, jadi sangat membantu,” lanjutnya.

Berdasarkan pantauan pada pukul 09.00–10.00 WIB, antrean sepeda motor di SPBU Desa Padang relatif sedikit dan tidak lagi mengular hingga keluar area SPBU. Pada beberapa kondisi ketika antrean sedang sepi, pengguna bahkan dapat langsung melakukan pengisian dengan waktu tunggu sekitar satu hingga dua menit.