Beranda / Berita / Detil Berita

Tiga Santriwati Ukir Sejarah, Perdana Bawa Beltim ke MTQ Nasional

08 Sep 2026, 01:31 WIB • Lina
utama #MTQ Nasional 47x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Tiga Santriwati asal Belitung Timur (Beltim), akan membawa nama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ke panggung MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah. Dari TPA Al Marhamah, Adinda (17), Feby Dwi Aulia (16), dan Nadifha Sepira Ramadani (16) mencatat sejarah sebagai tim Syarhil Al-Qur’an pertama dari Beltim yang berhasil menembus tingkat nasional.

Adinda dan Feby merupakan siswi SMK Negeri 1 Manggar, masing-masing bertugas sebagai pensyarah dan sari tilawah. Sementara Nadifha, siswi SMA Negeri 1 Manggar, bertugas sebagai qariah.

Ketiganya berhasil meraih juara pertama MTQ tingkat Provinsi Babel dari tujuh kabupaten/kota. Setelah kembali menjalani proses seleksi, mereka akhirnya terpilih untuk mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada MTQ Nasional.

Bagi Adinda, kesempatan tampil di tingkat nasional menjadi pengalaman pertama yang menghadirkan rasa bangga sekaligus gugup.

“Rasanya pastinya deg-degan karena ini juga kami pertama kali untuk ikut ke nasional,” kata Adinda.

Meski demikian, persiapan terus dimatangkan. Tim telah mengikuti dua kali training center bersama pelatih provinsi dan melanjutkan latihan secara daring maupun mandiri. Ketiganya juga rutin berlatih bersama di TPA Al Marhamah maupun di rumah salah satu anggota tim.

“Insya Allah kami bertiga memberikan dakwah yang terbaik, memberikan prestasi yang terbaik juga buat Belitung Timur karena ini juga pengalaman pertama,” kata Adinda.

Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar mengatakan pemerintah daerah memberikan dukungan melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ). Dukungan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi ketiga peserta.

“Semua orang tetap ingin juara. Tapi, di balik juara itu, kita minta sportivitas. Kemudian, tampil itu benar-benar maksimal nantinya, memberikan yang terbaiklah untuk Provinsi dan Kabupaten Belitung Timur tentunya,” ujar Khairil.

Khairil berharap keberangkatan tersebut tidak hanya menjadi momentum mengejar prestasi, tetapi juga membuka peluang lahirnya lebih banyak generasi muda berprestasi di bidang Al-Qur’an.

“Semoga prestasi mereka nanti bisa memotivasi adik-adik yang lain untuk ikut berprestasi di tingkat nasional,” kata Khairil.

MENEMBUS SELEKSI NASIONAL, LATIHAN BERLANJUT HINGGA HARI H

Pembimbing tim, Ustadz Nurul Adly menjelaskan sebelumnya tiga santriwati,  Adinda (17), Feby Dwi Aulia (16), dan Nadifha Sepira Ramadani (16) peringkat pertama tingkat provinsi. Kemudian, mereka kembali diseleksi bersama pemenang peringkat kedua untuk menentukan wakil Babel pada ajang nasional. 

“Mendekati beberapa bulan, sekitar dua bulan lalu, peringkat satu dan peringkat dua provinsi itu diseleksi kembali sampai akhirnya mereka yang terpilih untuk ke nasional,” ujarnya.

Menurut Nurul Adly, pencapaian tersebut menjadi catatan tersendiri karena Beltim baru pertama kali meraih posisi tersebut sekaligus lolos ke tingkat nasional pada cabang Syarhil Al-Qur’an. 

“Untuk Belitung Timur khususnya memang perdana. Yang juara satu di provinsi pun perdana dan yang terpilih nasional juga,” katanya.

Dikatakan Nurul Adly, menghadapi lomba nasional, tim tidak hanya menyiapkan satu materi. Mereka harus menguasai empat judul syarhil yang telah dipersiapkan. Nantinya, salah satu judul akan ditentukan melalui pengundian sekitar 24 jam sebelum penampilan, sehingga ketiganya harus siap dengan seluruh materi yang telah disiapkan.

Format tersebut menjadi tantangan tersendiri karena masing-masing anggota memiliki peran yang harus saling mendukung dalam satu penampilan. Nurul Adly mengatakan, persiapan terus dilakukan untuk memastikan mereka siap menghadapi materi yang nantinya terpilih.

Menjelang keberangkatan, ia menilai dukungan dari Pemkab Beltim yang diberikan kepada peserta juga penting untuk menjaga kesiapan mental. 

“Anak-anak termotivasi karena didukung oleh pemerintah daerah. Paling tidak mendekati hari H penampilan ini, tinggal sekitar tiga empat hari lagi, mentalnya semakin dikuatkan,” pungkasnya.