Beranda / Berita / Detil Berita

Karhutla Beltim Masih Terkendali, Warga Diminta Waspada

02 Sep 2026, 20:07 WIB Lina
utama #Karhutla 79x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dinilai masih relatif terkendali dibandingkan sejumlah wilayah lain di Indonesia. Namun, kewaspadaan masyarakat tetap menjadi kunci agar titik api tidak berkembang menjadi kebakaran besar.


Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Sosialisasi dan Penyuluh Karhutla Wilayah Kabupaten Belitung dan Beltim, Kolonel Laut (P) Sumantri Kuswandono saat diwawancarai usai audiensi dengan Bupati Beltim, Kamarudin Muten di Ruang Kerja Bupati, Rabu (2/9/26).


Kolonel Laut (P) Sumantri mengatakan, kedatangan tim merupakan bagian dari upaya TNI membantu pemerintah daerah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan karhutla, termasuk dampaknya terhadap kesehatan.


“Kami dari tim Mabes TNI melaksanakan penyuluhan karhutla untuk membantu pemerintah daerah menyampaikan kepada masyarakat tentang kebakaran hutan dan lahan serta dampak dan bahayanya terhadap kesehatan,” ujarnya.


Menurutnya, berdasarkan pemantauan tim selama berada di Beltim, kondisi karhutla di daerah ini belum menunjukkan tingkat ancaman seperti yang terjadi di sejumlah wilayah rawan karhutla, khususnya Kalimantan dan Riau.


“Kalau dilihat dari yang kami sudah pelajari beberapa hari di Beltim, memang tidak separah dengan Kalimantan maupun Riau,” kata Kolonel Laut (P) Sumantri.


Ia menjelaskan, salah satu faktor yang membantu pengendalian karhutla di Beltim adalah sistem pelaporan yang telah terbentuk hingga tingkat dusun dan desa. Ketika masyarakat menemukan api, informasi dapat segera diteruskan kepada aparat setempat melalui komunikasi yang telah dibangun.


“Dari dusun, desa dan aparat setempat apabila melihat kobaran api kecil itu segera melapor ke sistem yang mereka buat, mekanismenya dengan WA grup,” jelasnya.


Meski demikian, Sumantri mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap ancaman karhutla sebagai persoalan sepele. Pencegahan harus dimulai dari kepedulian bersama, terutama dengan segera menangani api sebelum meluas.


“Kita mengimbau supaya masyarakat, khususnya Beltim, saling menjaga supaya tidak terjadi kebakaran. Apabila kebakaran kecil, segera matikan. Apabila tidak sanggup sendiri, laporkan segera sehingga aparat setempat cepat untuk mengatasi kebakaran tersebut,”pungkasnya.