Beranda / Berita / Detil Berita

Perjuangan Furqoen di Panggung Nasional Dapat Apresiasi Bupati Beltim

31 Agt 2026, 20:07 WIB • Lina
utama #Paskibraka Nasional 22x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Perjuangan Muhammad Furqoen Nul Hakim di panggung nasional mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Bupati Beltim, Kamarudin Muten menyerahkan piagam penghargaan kepada pelajar SMA Negeri 1 Manggar itu, Senin (31/8/26) di Ruang Kerjanya.

Furqoen merupakan putra Desa Lalang yang menjadi bagian dari Tim Paskibraka “Indonesia Berdaulat” Tahun 2026. Ia bersama 75 Paskibraka lainnya menjadi representasi putra-putri terbaik dari 38 provinsi di Indonesia, terdiri atas 38 putra dan 38 putri.

Dalam pelaksanaan tugas pengibaran bendera, Furqoen ditempatkan di Pasukan 17, bersebelahan dengan Komandan Kompi (Danki). Posisi tersebut menjadi bagian dari pengalaman berharga yang dibawanya pulang setelah menjalankan tugas di tingkat nasional.

Bagi Furqoen, pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan di Depok juga mempertemukannya dengan pelajar dari berbagai penjuru Indonesia.

“Dari 38 provinsi kita menjadi satu, dari Sabang hingga Merauke. Itu merupakan suatu kebanggaan bagi saya bisa bertemu 38 provinsi se-Indonesia,” ujar Furqoen.

Di balik pengalaman tersebut, Furqoen yang bercita-cita menjadi Taruna Akademi Militer ini mengaku latihan dan doa menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri.

“Jika kita terus berlatih tidak berdoa, itu kita orang yang sombong. Jadi seiring kita berlatih, harus diiringi dengan berdoa,” katanya.

Sementara itu, Bupati Beltim, Kamarudin Muten mengapresiasi pencapaian Furqoen. Menurutnya, keberhasilan putra daerah tersebut membawa nama Beltim hingga tingkat nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah.

“Ini luar biasa. Karena terpilihnya dari Babel, dari Beltim pula. Itu kebanggaan tersendiri bagi kita,” kata Kamarudin.

Kamarudin juga menilai penempatan Furqoen di barisan terdepan saat menjalankan tugas semakin menunjukkan hasil yang baik.

“Dan hasilnya juga baik, taruh paling depan pula. Itu luar biasa,” ujarnya.

Kepada Furqoen dan para pelajar lainnya, Kamarudin berpesan agar pengalaman tersebut dijadikan bekal untuk menatap masa depan. Ia meminta Furqoen menjaga diri dan mempertahankan kedisiplinan yang telah terbentuk selama menjadi Paskibraka.

“Setelah dipilih dan menjadi Paskibraka tingkat nasional, kamu harus jaga diri. Siapa tahu ke depannya mau masuk IPDN, polisi, atau tentara, itu diprioritaskan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan generasi muda untuk menjauhi narkoba dan menjaga diri dari berbagai hal yang dapat menghambat masa depan.

“Anak-anak Beltim itu luar biasa, murid-muridnya, masyarakatnya. Cuma tergantung nanti pemilihannya (Paskibraka). Tahun ini kebetulan di Beltim, kita bersyukur, ternyata ada yang terbaik,” tutupnya.