Beranda / Berita / Detil Berita

Yayasan Empat Dara Pastikan Pengawasan Bahan Baku dan Keamanan Pangan

11/Mei/2026, 21:23 WIB • Fauzi

utama #MBG 👁️ 31x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Yayasan Empat Dara meresmikan dua dapur baru, yakni SPPG Padang Manggar II dan SPPG Padang Manggar IV. Dua dapur ke-10 dan ke-11 ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Senin, 11 Mei 2026 mendatang. 

Pada tahap awal, masing-masing dapur akan melayani sekitar 1.050 penerima manfaat sebelum nantinya ditingkatkan hingga 2.500 penerima manfaat per dapur.

Suasana launching berlangsung hangat dan penuh optimisme. Sejumlah perlengkapan dapur industri tampak tertata rapi, mulai dari ruang pengolahan bahan makanan, area pencucian, hingga tempat penyimpanan bahan baku. Para tamu undangan terlihat antusias menyimak penjelasan pengelola terkait alur distribusi makanan bergizi bagi para penerima manfaat.

Pemilik Yayasan Pejuang Empat Dara, Hana Lareina Aflah mengatakan pihaknya terus berupaya memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga, mulai dari pemilihan supplier hingga proses quality control di dapur.

“Kita pilih supplier yang jelas legalitas dan kualitasnya. Setelah bahan datang juga dicek lagi oleh QC di dapur supaya kualitas makanan tetap aman,” ujar Hana kepada Diskominfo Beltim, usai peresmian Jum'at (8/5/26).

Hana mengakui pihaknya belajar dari berbagai kasus yang sempat terjadi di sejumlah daerah lain terkait penyediaan MBG. Karena itu, pengawasan terhadap bahan baku dan proses pengolahan menjadi perhatian utama.

“Kami masih tahap awal, jadi benar-benar berusaha agar tidak ada masalah dalam penyajian makanan,” ungkap Hana.

Hana menyebutkan pada tahap awal masing-masing dapur akan melayani sekitar seribuan penerima manfaat. Namun dalam satu hingga dua bulan ke depan jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga 2.500 penerima manfaat per dapur sesuai ketentuan teknis program MBG.

Yayasan Pejuang Empat Dara sendiri saat ini telah memiliki lima dapur MBG, dengan dua di antaranya berada di Manggar. Ke depan, yayasan juga berencana memperluas pelayanan hingga Kecamatan Gantung.

“Semoga semuanya berjalan lancar dan bisa membantu perekonomian masyarakat sekitar juga,” harap Hana.