Beranda / Berita / Detil Berita

Pemkab Beltim Pastikan Kelompok Rentan Tetap Terlindungi Lewat Bantuan Permakanan dan Sandang

20 Agt 2026, 23:04 WIB Fauzi
utama #Bansos Pemkab Beltim 29x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus berupaya memastikan kelompok masyarakat rentan tetap mendapatkan perhatian dan pemenuhan kebutuhan dasar. Salah satunya melalui penyaluran bantuan permakanan dan sandang bagi anak terlantar, lanjut usia (lansia) terlantar, serta penyandang disabilitas terlantar.

Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan Bupati Beltim, Kamarudin Muten kepada tujuh penerima manfaat dari wilayah Kecamatan Manggar di Kantor Desa Lalang, Kamis (20/8/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Pemkan Beltim yang menjangkau masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Beltim.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Beltim, Ronny Setiawan mengungkapkan penyaluran bantuan tidak hanya dimaknai sebagai pemberian paket kebutuhan sehari-hari, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya.

“Yang kita beri bantuan ini anak-anak terlantar, lansia dan disabilitas. Ini kan pasti ada pertimbangan-pertimbangan faktor kemampuan fisik mereka untuk hadir,” ungkap Ronny.

Karena itu, meskipun pada kesempatan tersebut bantuan diserahkan secara simbolis di satu lokasi, pemerintah tidak mengharuskan seluruh penerima datang ke tempat penyerahan.

Bagi penerima yang memiliki keterbatasan fisik atau tidak memungkinkan hadir, bantuan akan diantarkan langsung ke rumah atau tempat tinggal mereka.

“Kalau yang tidak mampu untuk hadir karena kemampuan fisiknya terbatas, kita yang antar ke rumah-rumah mereka atau ke tempat mereka berdomisili,” jelasnya.

Bukan Sekadar Bantuan, Ada Perhatian Pemerintah

Program bantuan tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial dasar di lingkungan tempat tinggalnya. Bantuan diberikan dalam bentuk permakanan dan sandang.

Untuk bantuan permakanan, penerima terdiri dari 50 penyandang disabilitas terlantar dan 50 lansia terlantar. Sementara bantuan sandang diberikan kepada 50 anak terlantar, 50 penyandang disabilitas terlantar dan 50 lansia terlantar.

Dengan demikian, terdapat penerima yang mendapatkan lebih dari satu jenis bantuan sesuai kategori dan kebutuhan masing-masing.

Menurut Ronny, program tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Beltim setiap tahun. Besaran dan bentuk bantuan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Ini rutin sebenarnya tiap tahun kita lakukan. Besar nilainya tergantung kemampuan keuangan daerah,” kata Ronny.

Untuk bantuan permakanan, paket yang disalurkan antara lain berupa beras, minyak goreng, ikan sarden, gula dan susu. Sementara bantuan sandang antara lain berupa selimut dan kebutuhan sandang lainnya.

Mantan Sekretatis Bappeda Beltim ini menyatakan bantuan tersebut memang tidak dimaksudkan untuk menyelesaikan seluruh kebutuhan penerima. Namun, program ini menjadi bentuk stimulasi sekaligus kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian.

“Ini stimulansinya untuk masyarakat. Ada perhatian dari pemerintah daerah, ada perhatian dari Bupati kepada masyarakat kita yang dianggap masih memerlukan bantuan,” ujarnya.

Penentuan penerima bantuan juga dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang disampaikan pemerintah desa kepada DSP3A Kabupaten Beltim. Dengan mekanisme tersebut, Pemkab Beltim dapat mengakomodasi warga yang dinilai membutuhkan bantuan sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Misalnya kami ada disabilitas yang perlu mendapatkan bantuan, makanya kita akomodir sepanjang kemampuan keuangan kita masih bisa mengakomodir,” jelas Ronny.

Ronny menambahkan penyaluran tidak selalu dilakukan dengan mengumpulkan seluruh penerima di satu tempat. Pemerintah menyesuaikan mekanisme dengan kondisi penerima manfaat dan jadwal kegiatan di masing-masing wilayah.