Kelapa Kampit, Diskominfo SP Beltim – Wajah tegang tampak dari sejumlah peserta yang berdiri dalam barisan sebelum memulai langkah. Tatapan mereka fokus ke depan, sementara anggota regu memastikan posisi tetap rapi dan siap mengikuti aba-aba dari pemimpin regu. Suasana itu mewarnai Gerak Jalan Indah Kecamatan Kelapa Kampit dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Sebanyak 67 regu dari jenjang SD, SMP, SMA hingga kategori umum ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Peserta memulai gerak jalan dari Desa Mentawak, tepatnya di Simpang SMPN 1 Kelapa Kampit kemudian melintasi Desa Senyubuk dan Desa Pembaharuan sebelum mencapai garis finis di SMPN 4 Kelapa Kampit, Desa Mayang.
Hadir mewakili Bupati Belitung Timur (Beltim), Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Bayu Priyambodo mengapresiasi semangat para peserta yang turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan melalui kegiatan tersebut.
Menurut Bayu, gerak jalan indah tidak semata-mata menjadi perlombaan untuk mengejar piala. Setiap gerakan dan formasi yang ditampilkan peserta juga menjadi bagian dari proses membangun karakter.
“Melalui derap langkah yang serasi, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan untuk mengejar piala, melainkan sarana nyata menempa karakter. Di setiap formasi dan instruksi, kalian belajar tentang arti penting kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim serta rasa saling percaya,” kata Bayu.
Ia berharap nilai-nilai tersebut tidak berhenti selama peserta mengikuti perlombaan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita.
“Besar harapan saya, semangat juang yang tercermin di sepanjang rute parade hari ini dapat terus bergelora dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita,” ujarnya.
Bayu juga mengapresiasi para guru, panitia dan orang tua yang telah mendukung serta mendampingi peserta. Ia mengingatkan agar peserta tetap percaya diri, menjaga kesopanan, serta mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama mengikuti kekegiatan.l
Penilaian Tidak Hanya Melihat Penampilan
Sementara itu, Panitia Gerak Jalan Indah Kelapa Kampit, Fatkhul Amam menjelaskan penilaian peserta dilakukan berdasarkan beberapa unsur, yakni kerapian barisan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), penghormatan dan variasi.
Masing-masing unsur memiliki bobot penilaian tersendiri. PBB dan variasi diberikan bobot lebih besar karena dinilai dapat menggambarkan kemampuan, kekompakan, kreativitas serta kesiapan masing-masing regu.
“Penilaian tidak hanya melihat bagus atau menariknya penampilan, tetapi juga bagaimana peserta mampu menjaga kedisiplinan, kekompakan, ketepatan gerakan, dan keteraturan selama mengikuti gerak jalan,” jelas Amam.
Untuk penilaian variasi, panitia menempatkan titik penilaian yang berbeda antara peserta SD, SMP, SMA dan umum. Pengaturan tersebut dilakukan dengan pertimbangan teknis untuk menjaga mobilitas peserta agar tidak terjadi penumpukan antarregu.
“Dengan titik penilaian yang berbeda, panitia dan tim juri juga dapat melakukan penilaian terhadap beberapa peserta secara bersamaan sesuai dengan jenjang kategorinya. Dengan begitu, pelaksanaan bisa lebih tertib, efektif dan peserta tetap dapat menampilkan variasinya dengan ruang yang cukup,” ujar Amam.
Secara keseluruhan, Amam menilai Gerak Jalan Indah tahun ini berjalan baik, tertib dan lancar. Antusiasme peserta juga terlihat dari persiapan masing-masing regu yang berusaha memberikan penampilan terbaik bagi sekolah maupun kelompoknya.
“Secara umum, saya melihat pelaksanaan gerak jalan indah tahun ini berjalan dengan baik, tertib dan lancar. Yang paling menggembirakan adalah semangat dan antusiasme peserta yang begitu luar biasa,” kata Amam.
Menurutnya, semangat tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan karena gerak jalan indah tidak hanya berbicara mengenai persaingan untuk menjadi juara, tetapi juga memberikan pengalaman kepada peserta untuk membangun disiplin, kekompakan, tanggung jawab, percaya diri dan kemampuan bekerja sama.
Antusiasme juga datang dari masyarakat yang menyaksikan jalannya kegiatan di sepanjang rute. Gerak Jalan Indah tidak hanya menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan, tetapi turut menjadi hiburan masyarakat sekaligus bagian dari semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Kelapa Kampit.
Partisipasi Kategori Umum Jadi Bahan Evaluasi
Jumlah peserta kategori umum yang tahun ini hanya diikuti empat regu menjadi salah satu bahan evaluasi panitia. Amam menyebut kondisi tersebut perlu dilihat dari berbagai kemungkinan dan faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat.
“Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah peserta kategori umum tahun ini memang sedikit mengalami penurunan. Tentu ada berbagai kemungkinan dan faktor yang memengaruhinya, sehingga kami tidak ingin melihatnya dari satu sisi saja,” ujar Amam.
Ke depan, panitia akan meningkatkan sosialisasi dan pelibatan masyarakat dengan menggandeng berbagai unsur, mulai dari organisasi, komunitas, kelompok pemuda hingga masyarakat umum lainnya.
“Ke depan, tentu akan kami evaluasi dan tingkatkan lagi upaya sosialisasinya. Kita bisa lebih masif mengajak dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, baik organisasi, komunitas, kelompok pemuda, maupun masyarakat umum lainnya,” katanya.
Amam berharap Gerak Jalan Indah semakin menjadi kegiatan yang dimiliki dan dirasakan bersama oleh masyarakat Kelapa Kampit, sehingga partisipasi dari berbagai kalangan dapat semakin luas.
Menutup pesannya kepada peserta, Amam mengingatkan agar pengalaman selama mengikuti gerak jalan tidak berhenti pada hasil perlombaan. Nilai yang diperoleh selama berlatih, seperti disiplin, kekompakan dan tanggung jawab, menurutnya jauh lebih penting untuk dibawa dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan hanya membawa pulang hasil perlombaannya, tetapi bawalah pulang nilai dan pengalaman yang kalian dapatkan hari ini. Karena semangat, disiplin, dan kekompakan yang kalian tunjukkan dalam barisan, itulah karakter yang nantinya akan kalian bawa dalam kehidupan,” pungkasnya.