Keramaian masyarakat yang mengantar keberangkatan Jamaah Calon Haji Kabupaten Beltim
Asisiten III Zikril saat menyampaikan sambutan
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Beltim saat menyampaikan sambutan
Peserta Jamaah Calon Haji saat doa bersama
Peserta Jamaah Calon Haji saat mengikuti acara pelepasan rombongan Jamaah Calon Haji Kabupaten Beltim 2026
Asisten III Zikril menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji
Iringan Jamaah Calon Haji yang diantar keberangkatannya oleh masyarakat
JuriahJamaah Calon Haji Tertua melambaikan tangan kepada kerabat dan keluarga
Jamaah Calon Haji melambaikan tangan sesaat sebelum berangkat naik mobil Wakil Bupati
Para tamu undangan yang mengikuti Pelepasan rombongan jamaah Calon Haji
22 Jemaah Calon Haji dari Beltim Resmi Diberangkatkan
01/Mei/2026, 09:33 WIB • Marliana
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Sebanyak 22 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Belitung Timur (Beltim) resmi dilepas keberangkatannya menuju Tanah Suci dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Darussalam, Kecamatan Manggar, Kamis (30/4/26).
Dari total jemaah yang diberangkatkan, mayoritas berasal dari Kecamatan Manggar sebanyak 18 orang, sementara sisanya berasal dari Gantung, Damar, dan Kampit. Rentang usia jemaah berkisar antara 32 tahun hingga 77 tahun, dengan dominasi jemaah lanjut usia.
Suasana haru dan bahagia menyelimuti momen pelepasan tersebut. Salah satu jemaah tertua, Juriah (77), mengaku sangat bersyukur bisa berangkat tahun ini, terlebih mendapat perhatian dari pemerintah daerah dengan menggunakan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Beltim untuk menuju ke bandara.
“Senang sekali dapat prioritas dari Pak Bupati. Terima Kasih banyak Pak Bupati” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapannya selama menjalankan ibadah di Tanah Suci agar diberikan kelancaran dan kesehatan.
“Mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur, diberi kekuatan dan kesehatan di sana,” sambungnya.
Sementara itu Bupati Beltim yang diwakili oleh Asisten III, Zikril menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan rangkaian ibadah.
“Jaga kesehatan Bapak Ibu, ikuti arahan petugas, tetap menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah,” pesannya.
Selain itu, Ia juga menitipkan doa dan harapan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar hingga kembali ke tanah air.
“Kami mendoakan semoga seluruh perjalanan jamaah diberikan kelancaran, kemudahan, serta kembali dengan predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh,” tuturnya.
Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Beltim, Hasmaryati menjelaskan seluruh proses persiapan telah berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia memastikan seluruh tahapan telah dilalui dengan baik.
“Alhamdulillah step by step yang kami laksanakan sudah selesai semua dan tanpa ada kendala sedikitpun,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti kondisi jemaah yang sebagian besar merupakan lansia sehingga membutuhkan perhatian ekstra selama persiapan hingga keberangkatan.
“Karena banyak lansia, kami harus lebih ekstra dalam pendampingan, Tapi hari ini ada jemaah yang biasanya sakit kaki dan lutut justru terlihat segar bugar karena semangat,” jelasnya.
SOSIALISASI DAN HIMBAUAN PENDAFTARAN HAJI TERUS DIGENCARKAN
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Beltim, Hasmaryati menegaskan masyarakat tidak perlu takut atau ragu untuk mendaftar haji meskipun masa tunggu (waiting list) tergolong panjang.
Ia menyebutkan, persepsi tersebut justru menjadi salah satu penyebab rendahnya minat pendaftaran.
“Jangan pesimis dengan waiting list, karena estimasinya bisa berubah, bahkan bisa lebih cepat dari yang diperkirakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah terus melakukan berbagai upaya sosialisasi agar masyarakat memahami mekanisme dan peluang keberangkatan haji, termasuk kemungkinan percepatan antrean.
“Upaya sosialisasi terus kami lakukan setiap tahun dengan mendatangi kecamatan-kecamatan dan bekerja sama dengan berbagai pihak,” jelasnya.
Selain itu, Hasmaryati juga menekankan adanya peluang khusus bagi jemaah lanjut usia yang dapat mempercepat keberangkatan melalui kuota prioritas.
“Tersedia porsi lansia sekitar lima persen dari kuota provinsi, sehingga yang berusia di atas 76 tahun berpeluang mendapatkan prioritas, insyaallah ada jalur ekspress,” pungkasnya.
Dengan berbagai skema tersebut, ia berharap masyarakat tidak lagi menunda pendaftaran haji dan mulai mempersiapkan diri sejak dini untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci.