Beranda / Berita / Detil Berita

Bupati Beltim Pastikan Nakes dan Guru PPPK Diperpajang Kontraknya, Minta Tetap Fokus Melayani

29/Apr/2026, 20:56 WIB โ€ข Fauzi

utama #P3K Nakes #P3K Guru ๐Ÿ‘๏ธ 129x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim โ€“ Kabar gembira bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga pendidikan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Pemerintah Kabupaten Beltim memastikan kontrak PPPK pada dua sektor pelayanan dasar tersebut akan tetap diperpanjang.

Kepastian ini disampaikan Bupati Beltim, Kamarudin Muten usai melakukan koordinasi dan konsultasi terkait penerapan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD) di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Rabu (29/4/26). Regulasi ini turut berdampak pada skema belanja PPPK guru dan tenaga kesehatan di daerah.

Sehari sebelumnya, Selasa (28/4/26), Bupati bersama Ketua DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja juga melakukan diskusi dan konsultasi terkait penataan SDM bidang kesehatan di Direktorat Jenderal SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan di Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Erna Kunondo, kepala OPD terkait, serta pengurus PGRI Beltim.

Kamarudin menegaskan bahwa tenaga kesehatan, guru, serta PPPK yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik tetap menjadi prioritas pemerintah daerah dan diminta untuk tetap fokus dalam menjalankan tugas.

โ€œPara nakes, guru, dan PPPK yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik harus tetap fokus bekerja melayani masyarakat. Jangan khawatir, pemerintah daerah akan mempertahankan dan terus memperjuangkan status mereka,โ€ kata Kamarudin kepada Diskominfo SP Beltim.

Terkait implementasi UU HKPD, Kamarudin menyatakan bahwa pemerintah daerah tetap akan menjalankan aturan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku, meskipun saat ini masih terdapat beberapa skema yang tengah dibahas di tingkat kementerian.

โ€œUU HKPD tetap kita laksanakan sesuai peraturan. Namun memang masih ada beberapa skema yang sedang digodok di tingkat kementerian,โ€ ujarnya.

Kamarudin juga menepis informasi yang menyebutkan bahwa Pemkab Beltim hanya akan mempertahankan 222 PPPK. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar dan berpotensi menimbulkan keresahan.

โ€œItu hoaks dan menyesatkan. Jangan menyebarkan informasi yang tidak benar karena bisa mengganggu pelayanan publik,โ€ tegasnya.

Kamarudin pun mengajak seluruh aparatur, khususnya PPPK, untuk tetap fokus pada pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

โ€œMari kita semua sebagai abdi negara fokus kepada masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik,โ€ pungkasnya.