Beranda / Berita / Detil Berita

Tampilkan Fashion Show Batik, Dekranasda Belitung Timur Meriahkan Grand Final Bujang Dayang 2026

20 Jul 2026, 11:28 WIB Wara
berita #Fashion Show Batik #Dekranasda Belitung Timur 50x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) turut serta memeriahkan Pagelaran Grand Final Pemilihan Bujang Dayang Kabupaten Beltim Tahun 2026. Acara puncak tersebut berlangsung meriah pada Sabtu (18/7/2026) di Pantai Nyiur Melambai.

Sekretaris Dekranasda Kabupaten Beltim, Suciliswati mengatakan bahwa panitia penyelenggara menghubungi pengurus Dekranasda untuk mengisi panggung hiburan. Kerja sama ini diwujudkan melalui pagelaran busana (fashion show) yang memamerkan kain batik lokal asli khas daerah.

"Kami dihubungi dua minggu lalu untuk mempromosikan batik Beltim. Pengurus langsung melakukan persiapan cepat dengan menghubungi para pemenang Lomba Fashion Show yang sempat diadakan Dekranasda beberapa waktu lalu untuk menjadi model," ucap Suci saat ditemui langsung di area kegiatan.

Sebenarnya, Dekranasda memiliki keinginan untuk menurunkan 10 orang model perwakilan. Namun, karena sempitnya waktu pengerjaan busana penunjang, hanya lima orang model yang dapat dikerahkan untuk memeriahkan panggung utama. Meskipun kuantitasnya terbatas, rancangan busana yang ditampilkan tetap memukau pengunjung. 

Ragam wastra khas Beltim yang diperagakan pada kesempatan ini meliputi tiga motif utama, yaitu Batik Kater, Batik Rembuding dan Batik. Simpor

"Walaupun waktu persiapan relatif singkat dan mepet, kami tetap mengusahakan hasil semaksimal mungkin dalam pembuatan baju. Melalui momentum ini, kami berharap batik Beltim dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat," sambung Suci.

Andil Pemulihan Ekonomi Kreatif di Area Bazar

Tidak hanya mengambil bagian di atas panggung hiburan, Dekranasda Beltim juga andil dalam menggerakkan roda ekonomi daerah. Hal ini dibuktikan dengan pembukaan gerai pameran di area Bazar Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan UMKM.

"Bazar ini dilaksanakan selama dua hari berturut-turut. Dibandingkan malam unjuk bakat kemarin, pergelaran malam grand final ini mendatangkan jumlah pengunjung yang jauh lebih ramai," tuturnya.

Seluruh produk yang dipajang di gerai merupakan hasil karya asli perajin lokal binaan daerah. Beberapa komoditas kerajinan tangan yang dipamerkan meliputi kain batik tulis, produk rajutan kreatif, hingga gantungan kunci dengan berbagai bentuk keunikan geografis lokal.

"Semoga ke depan makin banyak pagelaran serupa yang dapat kita ikuti. Dengan demikian, intensitas promosi produk kriya dan kerajinan lokal kita dapat terus meningkat," pungkas Suci