Beranda / Berita / Detil Berita

Tak Perlu Lagi Bawa Hasil Rontgen, RSUD Muhammad Zein Permudah Akses Lewat Handphone

12 Okt 2026, 16:37 WIB • Feji
opd #Kesehatan 76x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pasien yang menjalani pemeriksaan rontgen di RSUD Muhammad Zein Belitung Timur (Beltim) kini tidak perlu lagi membawa hasil pemeriksaan dalam bentuk film saat kembali berobat ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan telah terhubung dengan sistem informasi rumah sakit sehingga dokter dapat mengaksesnya secara digital tanpa pasien harus menunggu hasil cetak sebelum kembali ke dokter yang merujuknya.

Kemudahan ini didukung penerapan Picture Archiving and Communication System (PACS) Radiologi yang telah terintegrasi penuh dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) DigiCare. Melalui sistem tersebut, hasil pemeriksaan radiologi dapat tersimpan secara digital dan diakses dokter melalui perangkat yang terhubung dengan sistem rumah sakit.

Plt. Direktur RSUD Muhammad Zein, Rima Ramba mengatakan penerapan PACS merupakan bagian dari pengembangan layanan rumah sakit untuk mengikuti kemajuan teknologi informasi sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan kepada pasien.

“Sekarang setelah pasien selesai rontgen, hasilnya langsung masuk ke sistem dan dokter yang merujuk bisa langsung melihat. Jadi pasien tidak perlu menunggu lama untuk mengambil hasil pemeriksaan sebelum kembali ke dokter,” jelas Rima.

Sebelum menggunakan sistem digital, pelayanan radiologi masih mengandalkan film yang harus melalui proses pencucian menggunakan bahan kimia dan pengeringan. Proses tersebut membutuhkan waktu sekitar 30 menit hingga satu jam untuk satu pasien. Seiring perkembangan teknologi, rumah sakit kemudian beralih menggunakan film yang dicetak tanpa proses pencucian manual, sebelum akhirnya menerapkan PACS yang memungkinkan hasil pemeriksaan langsung terhubung dengan sistem informasi rumah sakit.

Menurut Rima, sistem ini juga memudahkan dokter memantau perkembangan kondisi pasien yang menjalani pemeriksaan berulang. Dokter dapat membandingkan hasil rontgen terbaru dengan pemeriksaan sebelumnya tanpa pasien harus membawa film lama saat kembali berobat.

“Misalnya pasien menjalani rontgen sekarang, kemudian tiga bulan lagi datang untuk pemeriksaan berikutnya. Dokter bisa melihat dan membandingkan hasil sebelumnya dengan hasil yang baru untuk mengetahui perkembangan kondisi pasien. Semua sudah tersimpan di sistem sehingga tidak perlu lagi membawa film yang lama,” ujarnya.

Selain memudahkan dokter, sistem digital ini juga memberikan kemudahan bagi pasien untuk menyimpan hasil pemeriksaan. Pasien dapat memperoleh barcode untuk mengakses hasil pemeriksaan dan meminta salinan dalam bentuk file PDF apabila diperlukan, termasuk ketika hendak melanjutkan pengobatan atau menjalani rujukan ke fasilitas kesehatan lain.

Rima menegaskan, pasien tetap dapat meminta hasil pemeriksaan dalam bentuk film jika dibutuhkan. Namun, untuk kontrol atau pemeriksaan lanjutan di RSUD Muhammad Zein, pasien tidak perlu lagi membawa hasil rontgen sebelumnya karena data telah tersimpan dalam sistem rumah sakit.

Penerapan PACS Radiologi mulai diuji coba pada Juli 2026 dan kini telah berjalan penuh dengan integrasi ke SIMRS DigiCare. Sistem ini juga menjadi bagian dari upaya rumah sakit memenuhi kebutuhan integrasi sistem informasi kesehatan.

Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, RSUD Muhammad Zein berupaya memangkas waktu tunggu, mengurangi penggunaan film dan dokumen kertas serta meningkatkan efisiensi tenaga dan biaya. Pasien pun dapat kembali ke dokter yang merujuk setelah pemeriksaan selesai tanpa harus menunggu proses pencetakan hasil seperti sebelumnya.