Manggar, Diskominfo SP Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji serta menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Beltim. Sebanyak 176 PNS yang terdiri dari 159 orang jabatan fungsional, 9 orang tenaga pelaksana dan 8 orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menerima SK Pengangkatan yang berlangsung di Auditorium Zahari MZ, Kamis (05/11/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Kamarudin menyampaikan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini merupakan momentum untuk meneguhkan komitmen dan tanggung jawab sebagai aparatur negara yang menjunjung tinggi kejujuran, keikhlasan, dan integritas yang ditekankan dalam lima poin penting.
“Saya menekankan kepada para PNS yang baru dilantik lima poin penting ini, pertama jaga integritas dan profesionalisme, kedua, tingkatkan kompetensi dan kinerja, ketiga, utamakan pelayanan masyarakat, keempat, jaga disiplin dan etika serta kelima, berikan kontribusi bagi daerah,” jelas Kamarudin.
Lebih lanjut, Bupati Kamarudin mengingatkan agar PNS harus disiplin, tidak hanya dalam hal pekerjaan, namun juga harus disiplin dalam berpakaian.
“Saya sebagai Bupati juga ada aturan dalam berpakaian, oleh karena itu saya mengajak kepada para ASN untuk juga patuh dan mentaati aturan berpakaian yang sudah ditetapkan,” ajaknya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Kamarudin berpesan agar pimpinan perangkat daerah untuk membina dan membimbing PNS yang baru dilantik agar menjadi aparatur yang kompeten dan profesional, bukan semata-mata memperoleh penghasilan, tetapi amanah dan menjadikan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Fokus Menjadi Pekerja Sosial yang Membantu Masyarakat
Rasa haru dan bahagia menyelimuti Afifa Afriningsih, Pekerja Sosial Ahli Pertama pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) yang baru saja mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji PNS. Keluarganya juga turut menghadiri prosesi tersebut yang membuatnya merasa tambah bersukacita.
”Alhamdulillah senang, ini kan formasi 2024, agak lumayan juga nunggunya mengingat tahapan demi tahapan sudah dilalui, tapi hari ini dilantik, alhamdulillah udah 100 persen,” ungkap Afifa dengan bahagia.
ASN lulusan Universitas Pasundan jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial ini mengungkapkan suka dukanya menjalani pekerjaannya sebagai pekerja sosial yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Sesuai dengan tupoksinya, Afifah melakukan pendampingan terhadap kasus-kasus kekerasan pada perempuan dan anak.
”Selama satu tahun setengah ini saya menjalani tugas sebagai pekerja sosial, rasanya kasus kekerasan pada perempuan dan anak cukup mengkhawatirkan, sehingga kedepannya saya berharap dapat mengambil peran dalam hal ini,” ungkapnya.
Kedepannya, ia berharap sebagai seorang pekerja sosial dapat berperan aktif dalam membantu pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak, salah satunya melalui implementasi rancangan aktualisasi yang dibuatnya selama mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS.
“Saat latsar kemarin, saya membuat video animasi sebagai bentuk edukasi upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak dan remaja dilingkungan sekolah, sehingga kedepannya saya akan fokus mengerjakan hal itu dan berharap jangkauannya bisa lebih luas lagi tidak hanya dilingkungan sekolah,” ujar Afifa antusias.
Sementara itu, Rohayati, ibunda dari Afifa Afriningsih yang turut menyaksikan putrinya dilantik mengaku bersyukur dan terharu. Ia sangat bangga dengan putrinya yang merupakan bungsu dari empat bersaudara yang sudah dilantik jadi PNS.
“Alhamdulillah, puji syukur umak panjatkan, benar-benar senang, putri bungsu kamek lah dilantik sebagai PNS,” ujar Mak Yati sapaan akrabnya.
Mak Yati yang seorang single parent dalam membesarkan anaknya dan juga aktif bergerak dibidang sosial kemasyarakatan menitipkan pesan mendalam bagi Afifa.
“Setelah sepak terjang kamek selama ini, kamek berpesan agar anak kamek yang lah dilantik hari ini siap menjadi abdi negara, pelayan masyarakat, dan menjaga apa yang sudah diamanahkan serta agar rendah hati, tidak lupa dengan yang dibawah jika sudah berada diatas,” pesannya.