Beranda / Berita / Detil Berita

Pemkab Beltim Tegaskan Komitmen Perlindungan Jaminan Sosial bagi UMKM

19/Feb/2026, 13:51 WIB • Atha

opd #Perlindungan Jaminan Sosial bagi UMKM 👁️ 26x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mendukung penuh implementasi Program Fasilitasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi UMKM Tahun 2026 sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Program Fasilitasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi UMKM Tahun 2026, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bertempat di Ruang Rapat Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Beltim, Kamis (19/2/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Bayu Priyambodo, mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Beltim. Dalam sambutannya, Bayu menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi menargetkan fasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 7.000 UMKM per kabupaten/kota. 

“Kesempatan ini harus kita manfaatkan secara maksimal. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada data UMKM yang valid, akurat, dan mutakhir," katanya.

Target tersebut dinilai sebagai peluang besar yang harus dimanfaatkan secara optimal. Di sinilah peran Aplikasi SI DAYA menjadi krusial, karena seluruh perencanaan dan penyaluran program UMKM, baik dari provinsi, kabupaten, maupun kecamatan, mengacu pada data yang tercatat dalam sistem tersebut.

“Aplikasi SI DAYA memiliki peran yang sangat strategis. Bukan sekadar alat pendataan, tetapi menjadi fondasi perencanaan dan penyaluran seluruh program UMKM, termasuk fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya peran operator kecamatan agar aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa dalam melakukan pembaruan data. Ia juga meminta kepala desa memastikan pendataan UMKM di wilayah masing-masing dilakukan secara rutin dan akurat, sehingga tidak ada pelaku usaha yang terlewat dari program perlindungan ini.

"Mari kita manfaatkan momentum ini untuk memperkuat kerja sama dan koordinasi, sehingga setiap UMKM di Kabupaten Beltim benar-benar mendapatkan perlindungan dan fasilitas yang layak," tutupnya.