Gantung, Diskominfo SP Beltim – Malam Resepsi dan Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Senin (17/08/26) menjadi momentum bahagia bagi para pemenang Lomba Rumah Bersih Sehat dan Nyaman tingkat Kabupaten Beltim Tahun 2026. Sebanyak lima orang pemilik rumah tiap kecamatan di Kabupaten Beltim menerima secara simbolis hadiah pemenang lomba tersebut.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Beltim Vivi Yuliana mengatakan pembangunan sosial masyarakat desa harus digerakkan agar kualitas hidup warga meningkat dan desa menjadi pusat pertumbuhan yang mandiri. Lomba Rumah Bersih Sehat dan Nyaman ini merupakan merupakan salah satu perwujudan dari Gerakan tersebut dan sekaligus mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Beltim.
“Untuk menuju desa yang semakin maju dan sejahtera harus membuat kondisi lingkungan yang nyaman dan sehat, sehingga kualitas SDM yang diharapkan pada lingkungan tersebut dapat terwujud. Lomba ini juga sebagai implementasi mendukung program prioritas Bapak Bupati dan Wakil Bupati Beltim, yakni Nyaman Sehat,” kata Vivi.
Vivi berharap melalui pelaksanaan Lomba Rumah Bersih Sehat dan Nyaman ini dapat menggerakkan masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
"Dengan mengikuti lomba ini semoga masyarakat di Kabupaten Beltim tergugah dan memiliki kesadaran untuk menerapkan PHBS," harap Vivi yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Beltim, Melta Indah Nurhayati.
Melta menambahkan terdapat beberapa perbedaan dari pelaksanaan lomba ini dari tahun sebelumnya, khususnya pada penganggaran, jumlah pemenang dan proses penilaian.
“Tahun ini pembiayaannya murni APBD, sedangkan untuk tahun sebelumnya melalui CSR. Untuk jumlah pemenangnya juga bertambah, dari lima rumah menjadi 10 rumah. Demikian juga untuk proses penilaian di tahun ini, kita bersinergi dengan pemerintahan desa dan kecamatan untuk menilai, sehingga sudah pleno di kecamatan, kita tinggal mengukuhkan menjadi keputusan bupati sebagai pemenang, sedangkan untuk Tim PKK sifatnya membina, mengukuhkan dan memfasilitasi penetapan pemenang lomba” jelas Melta.
Lebih lanjut, Melta mengatakan mengingat Lomba Rumah Bersih Sehat dan Nyaman ini sebagai salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati sehingga ke depannya akan terus dilaksanakan, dengan pola yang sama namun dengan berbagai penyempurnaan yang diperlukan.
“Lomba ini tentunya akan dilanjutkan di tahun depan. Pasca pembagian hadiah pemenang pada malam ini, bulan depan sudah mulai lagi lomba untuk tahun 2027, dengan hadiah lomba yang lebih variatif. Untuk pola penilaiannya kurang lebih masih sama, namun akan dilakukan evaluasi dari pelaksanaan tahun ini dan jika diperlukan penyempurnaan, kami akan berkoordinasi dengan pemerintahan desa dan kecamatan,” ujar Melta.
Pembiasaan PHBS melalui Lomba Rumah Bersih Sehat dan Nyaman
Dijumpai seusai pembagian hadiah, Laili, warga Desa Dendang mengungkapkan kebahagiannya setelah ditetapkan menjadi juara pertama Lomba Rumah Bersih Sehat dan Nyaman se-Kecamatan Dendang. Ia mengaku tidak banyak melakukan persiapan karena sudah menjadi kebiasaan sehari-hari menjaga kebersihan dan merawat lingkungan rumah.
“Alhamdulillah seneng banget, selain dapat hadiah juga dapat manfaat e. Kamek dak banyak persiapan ikut lomba ini karena keseharian kamek la betanam toga dan tanam sayuran dirumah, jadi lebih hemat dak perlu belanje agik untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Laili.
Sebagai Kader PKK Desa Pokja 3, Laili juga menjelaskan sudah mengetahui sistem pembuangan limbah yang benar dan sudah diterapkan dirumahnya. Setelah menjadi pemenang, Laili berharap dapat terus membiasakan pola hidup bersih dan sehat dalam kesehariannya dan berupaya untuk ditingkatkan lagi.
“Untuk pembuangan limbah kebutuhan sehari-hari kamek pakai septic tank yang tertutup dan berjarak 12 meter dari rumah. Untuk kedepan e kamek akan terus upayekan untuk lebih baik, utamenye akan terus betanam,” jelasnya antusias.
Sementara itu, Syamsudin, warga Desa Mayang Kecamatan Kelapa Kampit seusai ditetapkan sebagai juara pertama Lomba Rumah Bersih Sehat dan Nyaman se-Kecamatan Kelapa Kampit mengaku senang dan menjelaskan persiapannya
“Tadinya kami dak nyangka akan menang, karena kami pikir ada rumah yang lebih baik dari rumah kami, tapi akhirnya dinyatakan sebagai juara pertama, Alhamdulillah kami senang. Untuk persiapan sendiri, kami dak terlalu banyak karena sudah kami terapkan sehari-hari, ada lomba tidak ada lomba, kami sudah gitulah, sudah membiasakan untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Syamsudin.
Syamsudin yang merupakan pensiunan ASN Guru ini mengungkapkan penerapan PHBS sudah dikenalnya sejak dulu, sehingga tidak merasa asing lagi dengan sistem penilaian dalam Lomba Rumah Bersih Sehat dan Nyaman. Ia mengapresiasi lomba ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
“Terus terang saat penilaian, rumah kami masih ada yang kurang, nah kedepan akan kami coba perbaiki, karena penilaian ini kan bagus, demi Kesehatan dan kebersihan dirumah kami. Kami juga menyarankan agar lomba ini dapat dilakukan berjenjang dan berkelanjutan, lebih baik lagi misalnya di satu desa ada satu rumah yang menjadi contoh rumah sehat, bersih, nyaman dan ramah, sehingga orang-orang dapat berkunjung untuk mencontoh,” harapnya.