Manggar, Diskominfo SP Beltim – Keceriaan anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) mewarnai pelaksanaan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 Tahun 2026 di Halaman Kantor Camat Manggar, Rabu (23/9/2026). Mengangkat tema GEMAS (Gerakan Makan Telur dan Minum Susu), kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemenuhan gizi sekaligus penguatan sektor peternakan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).
Bupati Beltim, Kamarudin Muten mengatakan pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga menyangkut kualitas manusia dan kesehatan masyarakat, terutama pertumbuhan anak-anak dan generasi muda.
“Tema ini sangat relevan karena pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang kualitas manusia dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi pertumbuhan anak-anak dan generasi muda,” kata Kamarudin saat menyampaikan sambutan.
Menurutnya, sektor peternakan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan, pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak. Karena itu, Pemkab Beltim terus mendorong pengembangan usaha peternakan masyarakat, salah satunya melalui penyerahan bantuan ternak sapi APBD Tahun Anggaran 2026 dan perguliran bantuan ternak sapi.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang dan membuka semakin banyak kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha peternakan.
Kamarudin juga menyampaikan bahwa upaya pemenuhan gizi anak melalui pemberian susu telah dilakukan pemerintah selama beberapa bulan terakhir.
“Sudah sembilan bulan saya memberikan susu untuk anak-anak sekolah di empat pulau. Ke depan, kita akan terus lakukan dan juga mendorong dukungan melalui dana CSR, supaya anak-anak kita tumbuh dengan baik dan masa depan Belitung Timur menjadi lebih baik,” ujarnya.
Selain GEMAS, rangkaian Bulan Bakti juga diisi dengan penyerahan bantuan ternak sapi, pasar murah dan bazar produk pertanian, peternakan dan perikanan, vaksinasi rabies gratis, pelayanan kesehatan hewan gratis, serta pemeriksaan kesehatan gratis.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Beltim, Heru Indramarta mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, peternak, pelaku usaha, tenaga kesehatan hewan, dunia pendidikan dan masyarakat.
“Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan merupakan momentum penting untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap pembangunan subsektor peternakan dan kesehatan hewan,” kata Heru.
Heru menjelaskan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan asal hewan yang aman, sehat, bergizi dan berkualitas.
“Maksud dan tujuan kegiatan ini antara lain meningkatkan konsumsi telur dan susu sebagai sumber protein hewani, mendukung pertumbuhan dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, serta meningkatkan populasi dan produktivitas ternak sapi masyarakat,” jelas Heru.
Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat peternakan lokal, meningkatkan konsumsi pangan bergizi, menjaga kesehatan hewan, serta mendukung kesejahteraan peternak di Kabupaten Beltim.