Beranda / Berita / Detil Berita

Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Digelar, Pemkab Beltim Dorong Kembangkan Potensi Daerah

22 Sep 2026, 19:58 WIB • Aliyah
opd #Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah 41x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Kabupaten Beltim. Rakor ini dilaksanakan dalam rangka melihat capaian dan langkah yang harus dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Berdasarkan data, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Beltim menunjukkan perkembangan. Pada tahun 2025 tercatat berada pada angka 4,30 persen, kemudian pada triwulan II tahun 2026 meningkat menjadi 6,61 persen, dengan pertumbuhan kumulatif sebesar 6,03 persen.

"Capaian ini menjadi pijakan untuk mengejar target 8 persen. Untuk itu, kita perlu mengoptimalkan berbagai potensi yang kita miliki, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, pariwisata, UMKM hingga ekonomi kreatif," ungkap Bupati Beltim, Kamarudin Muten melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Bayu Priyambodo di Ruang Rapat Gunung Lumut Bapperida, Selasa (22/09/2026).

Dikatakan Bayu, potensi daerah yang dimiliki oleh Kabupaten Beltim harus terus didorong bersama sehingga menjadi kekuatan ekonomi daerah. Mulai dari peningkatan produktivitas, mendorong hilirisasi, membuka investasi, penguatan UMKM hingga menciptakan lapangan pekerjaan.

"Di sinilah peran seluruh perangkat daerah dibutuhkan. Setiap program dan kegiatan harus memiliki keterkaitan dengan penguatan ekonomi daerah dan disusun berdasarkan data serta kondisi di lapangan. Mari kita perkuat koordinasi, hilangkan ego sektoral, dan bekerja dengan target yang jelas," pungkasnya.

Terakhir, Ia berharap Rakor ini menghasilkan langkah yang konkret dan terukur, dengan pembagian tugas, target, dan waktu yang jelas, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Beltim, Ilfan Suryawan mengungkapkan ada 9 langkah konkrit percepatan pertumbuhan ekonomi daerah yang menjadi arah kebijakan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Beltim.

"9 langkah tersebut diantaranya percepatan realisasi APBD, percepatan realisasi PMA dan PMDN, percepatan realisasi proyek-proyek infrastruktur pemerintah, pengendalian harga bahan pokok, pencegahan ekspor dan impor ilegal, perluasan kesempatan kerja, meningkatkan produktivitas pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan sesuai potensi lokal, meningkatkan output industri manufaktur sesuai potensi lokal dan mempermudah perizinan berusaha," ujarnya. 

Menurut Ilfan, dalam melaksanakan langkah-langkah tersebut tentunya dihadapkan dengan isu dan tantangan strategis pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, Pemkab Beltim telah menentukan strategi penguatan pertumbuhan ekonomi mulai dari penataan data investasi, percepatan belanja modal dan infrastruktur, efisiensi logistik dan percepatan ekspor hingga penguatan ekonomi dan pemerataan.

"Pertumbuhan ekonomi mulai menunjukkan arah pemulihan dan percepatan. Tantangan berikutnya adalah menjaga momentum tersebut agar menjadi pertumbuhan yang lebih stabil, merata, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.