Beranda / Berita / Detil Berita

Apel Gelar Pasukan Tandai Operasi Keselamatan Menumbing 2026

02/Feb/2026, 14:02 WIB • Ririn

utama #Operasi Keselamatan Menumbing 2026 👁️ 42x dibaca

Manggar, DiskominfoSP Beltim – Kepolisian Resor (Polres) Belitung Timur (Beltim) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Menumbing 2026 di Halaman Mapolres Beltim, Senin (2/2/26) Pagi. Kegiatan ini dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Beltim Zikril serta unsur Forkopimda Kabupaten Beltim.

Operasi Keselamatan Menumbing 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polri secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) menjelang Operasi Ketupat 2026.

Wakapolres Beltim Kompol Deddy Nuary yang bertindak sebagai Inspektur Apel menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Menumbing 2026 diawali dengan peran aktif Polisi Lalu Lintas (Polantas) dalam memberikan himbauan, sosialisasi, serta penegakan hukum kepada masyarakat.

“Polri harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pencegahan. Salah satunya melalui himbauan dan sosialisasi agar masyarakat lebih peduli terhadap keselamatan berlalu lintas, termasuk menggunakan helm dan melengkapi surat-surat kendaraan sebelum berkendara,” ungkap Deddy.

Lebih lanjut, Deddy menjelaskan bahwa Polantas Polres Beltim telah memetakan sasaran prioritas dalam pelaksanaan operasi, baik untuk kegiatan sosialisasi maupun penegakan hukum.

“Kami telah memetakan daerah-daerah blackspot, troublespot, serta lokasi-lokasi rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Di situlah Polri harus hadir untuk memberikan upaya pencegahan,” jelasnya.

Selain itu, Operasi Keselamatan Menumbing 2026 juga memiliki sejumlah target dan tujuan, di antaranya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara, serta mendorong kelengkapan administrasi dan kelayakan kendaraan baik pribadi maupun umum. Operasi ini juga menitikberatkan pada penggelaran personil Polantas di wilayah hukum Polres Beltim, khususnya di daerah blackspot dan trouble spot.

Deddy menambahkan, meskipun Operasi Keselamatan Menumbing 2026 lebih mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif, penegakan hukum tetap akan dilakukan secara selektif sesuai dengan tingkat pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

 “Selama 14 hari operasi ini, kami mengutamakan kegiatan edukasi, himbauan, dan sosialisasi kepada masyarakat. Namun, penilangan tetap akan dilakukan sesuai dengan penilaian petugas Polantas di lapangan,” pungkas Deddy.