Beranda / Berita / Detil Berita

Perkemahan Bakti Saka Kalpataru IV Tahun 2025 Resmi Ditutup

07/Nov/2025, 20:53 WIB • Aliyah

berita #Pramuka 👁️ 95x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Belitung Timur (Beltim), Fezzi Uktolseja resmi menutup Perkemahan Bakti Saka Kalpataru IV Tahun 2025 di Bumi Perkemahan Kulong Kero Desa Padang Kecamatan Manggar, Kamis (06/11/2025).

Selaku Ketua Kwarcab, Fezzi mengucapkan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Beltim atas pelaksanaan perkemahan ini. Ia berharap perkemahan yang telah dilaksanakan selama tiga hari ini dapat memberikan manfaat untuk seluruh peserta.

"Tentunya selama tiga hari ini banyak sekali ilmu  pengetahuan, pengalaman dan teman-teman baru yang didapatkan adik-adik. Mudah-mudahan apa yang telah disampaikan dan diajarkan bisa menjadi bekal adik-adik nanti setelah kembali ke sekolah masing-masing," ungkap Fezzi.

Ia menekankan kepada seluruh peserta, bahwa sekolah tidak hanya sekedar sekolah, tetapi ada kegiatan-kegiatan positif lainnya di luar rutinitas sekolah dalam rangka menambah pengalaman dan ilmu.

"Sekolah itu tidak hanya datang, belajar, pulang, buat PR, kemudian besok datang lagi. Tetapi di sekolah, ada kegiatan-kegiatan lain yang tentunya akan berguna untuk masa depan

adik-adik sekalian salah satunya Pramuka. Dengan mengikuti kegiatan Pramuka ini, yakinlah bahwa kegiatan ini bisa berguna menambah pengalaman dan menambah ilmu untuk adik-adik sekalian," pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Beltim, Novis Ezuar mengungkapkan selama tiga hari DLH telah melakukan beberapa kegiatan untuk meningkatkan kepedulian peserta terhadap kebersihan lingkungan.

"Kita sudah melakukan beberapa kegiatan, semacam pelatihan bagi para pramuka penegak di Kabupaten Beltim ini, yang bermaksud untuk mendidik para pramuka penegak untuk lebih peduli terhadap lingkungan," ujar Novis.

Ia berharap segala ilmu yang di dapatkan peserta saat perkemahan ini bisa ditularkan di lingkungan sekolah maupun di lingkungan sekitar.

"Salah satunya pada hari terakhir ini peserta diajak untuk membuat kompos dari bahan organik yang ada di sekitar. Aktivitas ini diharapkan bisa ditularkan mereka ke lingkungan sekitar," ujar Novis.

"Anggota Saka Kalpataru ini selalu kita 

libatkan dalam kegiatan DLH, baik itu dalam kegiatan pengelolaan sampah, pengambilan sampah di pantai, hingga penanaman pohon. Alhamdulillah selama ini mereka cukup aktif ikut di dalam kegiatan yang dilakukan oleh DLH," tambahnya.