Beranda / Berita / Detil Berita

DJPb Apresiasi APBD Babel, Dorong Adaptasi Fiskal 2026

13/Jan/2026, 08:27 WIB • Marliana

utama #KIAK #Rakor Babel #Transfer ke Daerah 👁️ 21x dibaca

Tanjungpandan, Diskominfo SP Beltim – Kepala Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Syukriah HG mengapresiasi kinerja pemerintah daerah se-Babel dalam pengelolaan APBD, khususnya pada penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2025 yang capaian realisasinya secara umum berada pada kategori baik. 

Hal tersebut disampaikan dalam Rakor bersama Gubernur Kepulauan Babel dan para kepala daerah kabupaten/kota di Gedung Ishak Zainudin Kantor Bupati Belitung pada Senin (12/1/26).

Ia menyebutkan, realisasi penyaluran TKD tahun 2025 di Provinsi Babel telah melampaui 90 persen, bahkan sebagian besar mendekati 100 persen pada komponen yang sepenuhnya berada dalam kendali pemerintah daerah. 

“Artinya, komitmen Pak Gubernur dan para Bupati sudah teruji dalam memanfaatkan TKD,” ujarnya.

Dilanjutkan Syukriah, secara agregat realisasi Provinsi Babel tercatat berada di kisaran 96,45 persen dan dinilai telah masuk kategori baik. Namun Ia mengingatkan tantangan fiskal pada tahun 2026 akan semakin berat seiring dengan menurunnya belanja pemerintah pusat dan TKD secara nasional. 

Dilanjutkan Syukriah, untuk tahun 2026, total belanja tercatat sebesar Rp693 triliun, turun hampir Rp300 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih adaptif dan fokus pada belanja prioritas.

“Belanja pemerintah pusat dan TKD harus menjadi satu kesatuan untuk menguatkan pembangunan daerah. Tahun 2026 fokusnya lebih kepada pembayaran gaji dan tunjangan ASN daerah, operasional kantor, serta pelayanan publik seperti kesehatan dan pendidikan,” jelasnya.

Menghadapi kondisi tersebut, Ia mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya berfokus pada keterbatasan fiskal, tetapi mulai mencari solusi jangka menengah dan panjang, terutama melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan diversifikasi ekonomi non-tambang.

“Konsentrasi kita mungkin bukan di sakitnya, tetapi dalam mencari obat. Salah satunya adalah meningkatkan PAD dan memikirkan sumber ekonomi di luar tambang,” tegasnya.

Beltim Siapkan KIAK Perkuat Ekonomi 2026

Sejalan dengan arah kebijakan Fiskal 2026, Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah program strategis yang dirancang untuk memperkuat struktur ekonomi dan pelayanan publik di tahun 2026, salah satunya melalui pengembangan Kawasan Industri Aik Kelik (KIAK).

”Kami ingin membuka kawasan industri yang sebenarnya sudah lama direncanakan. Master plan-nya hampir rampung, dan ini kami siapkan untuk menguatkan fondasi ekonomi Belitung Timur,” ujar Kamarudin.

Selain pengembangan kawasan industri, Dirinya juga menyoroti kondisi infrastruktur pelabuhan dan dermaga nelayan yang membutuhkan perhatian berkelanjutan, mengingat Beltim memiliki pulau-pulau berpenghuni yang bergantung pada akses laut.

“Banyak dermaga nelayan yang sudah rusak perlu dukungan dari provinsi, dan ini penting agar nelayan kita bisa melaut dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.