Beranda / Berita / Detil Berita

Temu Karya IV Jadi Momentum Kebangkitan Karang Taruna Beltim, Oscar Habib Terpilih Secara Aklamasi

07 Jul 2026, 22:33 WIB • Fauzi
berita #Temu Karya Karang Taruna Beltim 52x dibaca

Bagikan

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Temu Karya IV Karang Taruna Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Tahun 2026 menjadi momentum untuk membangkitkan kembali peran organisasi kepemudaan tersebut sebagai motor pemberdayaan masyarakat. Forum lima tahunan yang digelar di Gedung Auditorium Zahari M.Z., Selasa (7/7/2026), menghasilkan Oscar Habib sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Beltim periode lima tahun mendatang melalui mekanisme aklamasi.

Temu Karya dibuka oleh Bupati Beltim, Kamarudin Muten yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Beltim, Ikhwan Fachrozi. Hadir pula Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Beltim Ronny Setiawan, perwakilan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Orlando, serta para pengurus Karang Taruna dari tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa.

Dalam sambutannya, Ikhwan mengatakan Temu Karya bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi forum evaluasi, konsolidasi, sekaligus proses demokratis untuk menentukan arah organisasi selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai organisasi sosial kepemudaan yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat.

"Karang Taruna harus menjadi motor penggerak inovasi sosial, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi generasi muda sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Beltim yang nyaman dan berkemajuan," kata Ikhwan.

Ikhwan berharap seluruh rangkaian Temu Karya berlangsung secara demokratis dengan mengedepankan musyawarah dan persaudaraan.

"Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Namun persatuan harus tetap menjadi prioritas. Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu merangkul seluruh elemen dan membawa Karang Taruna semakin maju serta bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Ikhwan juga mendorong Karang Taruna agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, pengembangan kewirausahaan pemuda, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Hadapi Tantangan Konsolidasi Organisasi

Meski pelaksanaan Temu Karya tetap memenuhi kuorum untuk memilih kepengurusan baru, suasana kegiatan tampak belum sepenuhnya mencerminkan antusiasme organisasi. Dari ratusan kursi yang disiapkan panitia, hanya belasan peserta yang hadir. Sejumlah pengurus Karang Taruna tingkat desa maupun kecamatan diketahui tidak mengikuti kegiatan tersebut.

Kondisi itu turut menjadi perhatian Dinas Sosial PMD Provinsi Babel. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos PMD Provinsi Babel, Orlando menilai Karang Taruna Beltim masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperkuat kelembagaan hingga tingkat desa.

Menurutnya, dalam dua tahun terakhir aktivitas organisasi belum berjalan maksimal sehingga dibutuhkan semangat baru melalui kepengurusan hasil Temu Karya.

"Kami berharap kepengurusan yang baru mampu melakukan restrukturisasi hingga tingkat desa sehingga program-program Karang Taruna dapat berjalan optimal. Ujung tombak organisasi ada di desa. Kalau Karang Taruna desa aktif, maka program di tingkat kabupaten juga akan berjalan dengan baik," katanya.

Orlando mengatakan kehadiran pengurus provinsi dalam Temu Karya merupakan bentuk dukungan sekaligus motivasi agar Karang Taruna Belitung Timur kembali aktif menjalankan fungsi sosial di tengah masyarakat.

"Kami ingin memberikan semangat kepada teman-teman Karang Taruna di Beltim agar organisasi ini kembali hidup dan mampu menjadi wadah pengembangan pemuda," ujarnya.

Usai seluruh tahapan sidang organisasi selesai, peserta Temu Karya secara aklamasi memilih Oscar Habib, kader Karang Taruna Kecamatan Kelapa Kampit, sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Beltim periode 2026 – 2031 mendatang.

Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas Karang Taruna hingga tingkat desa, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan generasi muda di Kabupaten Beltim.