Bupati saat diskusi lebih lanjut terkait pengelolaan wisata Desa Gantung bersama Camat Gantung
Bupati Kamarudin Muten bersama OPD terkait saat meninjau wisata Keretak Sawah Danau Nujau
Bupati didampingi Asisten II Setda saat meninjau wisata Keretak Sawah Danau Nujau
Bupati didampingi Sekda saat meninjau tempat penggilingan padi
Bupati bersama KPA Mengrove Nujau Desa Gantung saat meninjau Wisata Mangrove Keretak Nujau
Bupati saat diskusi terkait promosi wisata Desa Gantung bersama Plt. Kepala DiskominfoSP
Wakil Bupati Khairil Anwar saat mendampingi Bupati meninjau pengelolaan wisata Desa Gantung
Bupati bersama rombongan saat meninjau Wisata Mangrove Keretak Nujau
Pengurus KPA Mangrove Hijau Desa Gantung saat menyambut kedatangan Bupati dan para pendamping
Pemkab Beltim Tinjau Potensi Destinasi Unggulan Baru di Kecamatan Gantung
07/Mar/2026, 05:44 WIB • Atha
Manggar, Diskominfo SP Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten bersama Wakil Bupati Khairil Anwar didampingi sejumlah kepala OPD meninjau dua destinasi wisata baru di Kecamatan Gantung, Jumat (6/2/2026). Dua lokasi yang dikunjungi, yakni kawasan wisata Keretak Sawah Danau Nujau dan Mangrove Keretak Nujau.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kamarudin memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa dan pihak kecamatan yang telah berinisiatif mengembangkan potensi wisata di wilayah tersebut.
Kamarudin juga menekankan bahwa pengembangan destinasi wisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan pemandangan alam semata. Menurutnya, setiap destinasi perlu memiliki cerita, nilai budaya, serta unsur edukasi
"Saya tadi beri masukan agar wisata itu jangan cuma menjual pemandangan. Harus ada cerita, budaya, supaya wisata bisa terus berkembang. Kemudian masyarakat kita juga harus ikut mendukung," ujar Kamarudin.
Sebagai upaya meningkatkan daya tarik kunjungan, Bupati juga mengusulkan agar setiap tiket masuk destinasi wisata diberi nomor undian yang akan diundi setiap akhir tahun.
“Semua tiket masuk ada nomornya. Nanti setiap akhir tahun diundi. Hadiahnya Bupati yang tanggung, jadi orang datang semakin tertarik untuk ke situ,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Beltim, Muhammad Yulhaidir menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Beltim akan melakukan pendataan terhadap seluruh potensi destinasi wisata yang ada.
“Ke depan tentu akan kita lihat kajiannya seperti apa, termasuk dari sisi sarana-prasarana, sumber daya manusia, hingga dukungan pendanaan. Supaya pengembangannya berkelanjutan, serta bisa berkolaborasi dan mendapat dukungan dari berbagai pihak,” kata Yulhaidir.
Dengan pengelolaan yang tepat, destinasi wisata tersebut diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi dan edukasi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Sesuai dengan yang disampaikan Bupati barusan, wisata ini juga harus diketahui etnik, budaya, dan sejarahnya, apakah ini masuk kategori purba atau apa. Sehingga nanti Mangrove Keretak ini benar-benar menjadi menarik, dan orang bisa belajar dari sisi edukasinya, bukan hanya konservasi saja. Dampak akhirnya adalah ekonomi masyarakat lokal juga akan bertambah,” lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Beltim berharap potensi wisata yang ada dapat dikembangkan secara terarah, sehingga mampu menjadi daya tarik baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.