Beranda / Berita / Detil Berita

Pemkab Beltim Perluas Jejaring Pangan, Gandeng Pemkot Semarang Kendalikan Inflasi

12 Agt 2026, 10:11 WIB โ€ข Tassa
utama #Pengendalian Inflasi 39x dibaca

Bagikan

Semarang, Prokopim Setda Beltim โ€“ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) memperluas jejaring kerja sama pangan dengan menggandeng Pemerintah Kota Semarang melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dan Pemerintah Kota Semarang tentang Sinergi Pengendalian Inflasi Daerah, Selasa (11/08/2026) di Hotel Padma Semarang. 

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Beltim, Kamarudin Muten bersama Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti yang difokuskan pada penguatan pasokan, distribusi dan stabilitas harga pangan ini ditujukan sebagai langkah memperkuat kolaborasi antardaerah dalam pengendalian inflasi dan ketahanan pangan.

Bupati Beltim, Kamarudin Muten, mengatakan, sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Beltim memiliki tantangan dalam menjaga ketersediaan dan distribusi pangan. Karena itu, kolaborasi antardaerah menjadi penting untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga terjangkau.

โ€œKita ingin masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. Karena itu, pasokan dan distribusi harus kita perkuat melalui kerja sama antardaerah,โ€ katanya.

Melalui PKS tersebut, kedua daerah sepakat memperkuat koordinasi serta pertukaran data, teknologi dan informasi terkait harga, stok dan distribusi pangan. Kerja sama juga mencakup penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan sebagai offtaker dan distributor komoditas strategis serta pengembangan Badan Usaha Milik Petani (BUMP).

Selain itu, kedua daerah akan mendorong kerja sama perdagangan antardaerah, pengelolaan Kedai Pengendali Inflasi dan Kios Pangan, serta pertukaran praktik baik dalam pengendalian inflasi dan penguatan kelembagaan pangan.

Kamarudin berharap kerja sama ini akan menghasilkan langkah konkret yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani serta memperkuat ketahanan pangan di daerah.

โ€œHarapan kita semua tentunya, ini bukan hanya kerja sama di atas kertas. Ke depannya akan ada perdagangan yang lebih kuat, distribusi lebih lancar, petani punya pasar dan masyarakat Kabupaten Beltim mendapatkan pangan dengan harga pangan yang wajar,โ€ pungkasnya.