Beranda / Berita / Detil Berita

Murid SD Negeri 16 Manggar Antusias Berbagi Takjil

06/Mar/2026, 07:28 WIB • Vishy

berita #Pendidikan #Siswa bagi Takjil 👁️ 54x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Suasana sore di depan Masjid Al-Hikmah Dusun Pancur, Desa Padang tampak lebih ramai dari biasanya. Puluhan murid SD Negeri 16 Manggar dengan penuh semangat membagikan paket takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas pada Kamis (05/03/26).

Kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari upaya sekolah menanamkan nilai kepedulian dan kebiasaan berbagi kepada murid sejak kecil, khususnya di bulan suci Ramadan. Seluruh murid dari kelas satu hingga kelas enam turut berpartisipasi dengan membawa paket takjil berupa makanan dan minuman untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat.

Kepala SD Negeri 16 Manggar, Susti menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan salah satu implementasi dari program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH). Melalui kegiatan berbagi, murid diharapkan dapat merasakan secara langsung makna kepedulian terhadap sesama.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kepada anak-anak bagaimana rasanya berbagi dengan sesama. Momentum Ramadan sangat tepat untuk mengajarkan mereka agar terbiasa bersedekah dan peduli terhadap orang lain,” ujar Susti.

Ia menambahkan, setiap murid diminta membawa minimal satu paket takjil dengan nilai sekitar Rp10 ribu. Namun antusiasme murid dan dukungan orang tua membuat jumlah paket yang terkumpul melebihi jumlah murid.

“Jumlah murid kami sekitar 135 orang, tetapi takjil yang terkumpul mencapai sekitar 170 paket. Ini menunjukkan antusiasme murid dan juga dukungan orang tua yang sangat baik terhadap kegiatan ini,” jelas Susti.

Menurut Susti, kegiatan berbagi takjil ini baru pertama kali dilaksanakan di sekolah tersebut, meskipun sebelumnya murid juga telah dibiasakan untuk bersedekah melalui kegiatan infak selama Ramadan.

Ke depan, pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat menjadi program rutin setiap bulan Ramadan. Selain berbagi takjil, dana infak yang telah dikumpulkan juga direncanakan akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti anak yatim dan warga kurang mampu di sekitar lingkungan sekolah.

“Menanamkan kebiasaan berbagi sejak usia sekolah dasar sangat penting. Jika anak-anak sudah dibiasakan sejak dini, maka nilai kepedulian itu akan terus terbawa hingga mereka dewasa,” tambahnya.Para murid laki-laki saat membagikan takjil.

Melalui kegiatan sederhana ini, Susti berharap dapat membentuk karakter murid yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam kehidupan bermasyarakat.