Beranda / Berita / Detil Berita

Munajat HUT ke-23 Kabupaten Beltim, Satukan Doa untuk Kemajuan Daerah

19/Jan/2026, 10:44 WIB • Vishy

utama #Isra Mi’raj #Agama 👁️ 288x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim — Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar kegiatan Munajat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Beltim ke-23 Tahun 2026, bertempat di Guest House Rumah Dinas Bupati Beltim, Bukit Samak, Minggu malam (18/01/26). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para camat se-Kabupaten Beltim.

Bupati Beltim, Kamarudin Muten dalam sambutannya menegaskan bahwa munajat ini menjadi momentum spiritual sekaligus refleksi perjalanan 23 tahun Kabupaten Beltim. Ia mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap langkah pembangunan.

“Melalui kegiatan ini, kita memohon agar setiap langkah pembangunan, setiap kebijakan, setiap keputusan yang kita ambil, senantiasa berada dalam lindungan Tuhan, dijauhkan dari kesalahan, dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Belitung Timur,” ujar Kamarudin.

Lebih lanjut, Kamarudin juga mengingatkan bahwa usia 23 tahun merupakan waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah.

“Mari kita jadikan momentum HUT ke-23 ini sebagai titik refleksi. Kita evaluasi apa yang sudah kita lakukan, kita perbaiki yang masih kurang, dan kita perkuat tekad untuk membawa Belitung Timur menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan tetap menjunjung nilai-nilai religius,” katanya.

Dalam wawancara usai kegiatan, Kamarudin menekankan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar dan doa. Ia menyebut stabilitas dan ketenteraman Beltim tidak terlepas dari doa seluruh elemen masyarakat. 

“Kita harus berterima kasih, satu tahun sudah kita jalankan, dan alhamdulillah Belitung Timur dilindungi oleh Yang Maha Kuasa. Semua tokoh agama dan tokoh masyarakat sudah mendoakan yang terbaik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kerja keras tanpa doa tidak akan sempurna.

“Kita boleh mengatakan yang penting kerja keras, tapi doa juga penting. Doa dan kerja keras harus berjalan bersama,” tegas Kamarudin.

Mulai 2026, Munajat Dilaksanakan di Setiap Kecamatan

Sementara itu, Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar dalam wawancaranya menjelaskan bahwa kegiatan munajat tidak hanya dilaksanakan terpusat, tetapi direncanakan akan bergilir ke kecamatan lain di Kabupaten Beltim agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat. 

“Sejak awal memang ada wacana munajat ini kita putar di kecamatan se-Belitung Timur, supaya gaungnya betul-betul sampai ke masyarakat,” jelasnya.

Menurut Khairil, munajat merupakan kebutuhan spiritual masyarakat sekaligus doa bersama untuk daerah. 

“Munajat ini dalam rangka memberikan doa kepada Belitung Timur dan masyarakatnya, baik untuk kesehatan, rezeki, maupun keselamatan daerah kita,” ujar Khairil.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan perdana munajat digelar di Rumah Dinas Bupati, selanjutnya akan dijadwalkan di masjid-masjid kecamatan dengan koordinasi pemerintah wilayah setempat. 

“Hari ini perdana di Rumah Dinas Bupati, bulan depan kita upayakan di masjid, tentu dengan koordinasi bersama camat,” tambahnya.

Melalui kegiatan munajat ini, Pemerintah Kabupaten Beltim berharap nilai-nilai religius semakin menguat, kebersamaan terus terjaga, serta seluruh program pembangunan ke depan senantiasa berada dalam keberkahan dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa.