Beranda / Berita / Detil Berita

Maras Taun dan Selamat Laut Desa Batu Penyu 2026 Himpun Sumbangan Puluhan Juta Rupiah

20/Apr/2026, 19:51 WIB • Ajeng

utama #Maras Taun 👁️ 36x dibaca

Gantung, Diskominfo SP Beltim – Tradisi adat Maras Taun dan Selamat Laut kembali digelar masyarakat Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung, Minggu (19/4/2026), di Balai Desa Batu Penyu. Kegiatan tahunan ini mengusung tema “Dengan Rasa Syukur dan Kebersamaan Kita Jaga dan Lestarikan Budaya.”

Suasana penuh kebersamaan terasa sejak awal acara, saat masyarakat dari berbagai dusun berkumpul membawa hidangan dan sumbangan sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Acara ini turut dihadiri Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, Anggota DPRD Beltim Sardidi, Endriansyah, dan Candra Aryaputra, Kepala Disbudpar, Plt. Kepala Dinas Pemdes, Camat Gantung bersama Forkopimcam, Kepala Desa Batu Penyu, Ketua PKK Kecamatan dan Desa, Ketua BPD, Dukun Kampung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Ketua Panitia Pelaksana, Nhofa Annodarwis OB dalam laporannya menyampaikan bahwa tradisi Maras Taun merupakan simbol rasa syukur masyarakat yang sarat nilai kebersamaan, gotong royong, serta nilai spiritual dan sosial yang telah diwariskan turun-temurun.

“Ritual adat Maras Taun telah dilaksanakan sehari sebelumnya, sebelum puncak acara syukuran hari ini. Demikian juga dengan Selamat Laut, yang nantinya akan diawali dengan ritual adat sebelum pelaksanaan di Gusong Cine,” jelas Nhofa.

Ia juga mengundang seluruh pihak untuk kembali hadir pada pelaksanaan Selamat Laut yang dijadwalkan berlangsung pekan depan di Gusong Cine.

Lebih lanjut, Nhofa mengungkapkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan acara tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat dan dukungan para donatur.

“Pada Maras Taun tahun 2026 ini, kami berhasil menghimpun 962 buah lepat, serta sumbangan uang dari kepala keluarga sebesar Rp21.696.000 dan dari para donatur sebesar Rp23.350.000. Sehingga total sumbangan yang terkumpul mencapai Rp45.046.000,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dari tiga dusun, yakni Kundor, Sumping, dan Batu Penyu, yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Gotong Royong Jadi Kekuatan Desa Batu Penyu

Bupati Beltim, Kamarudin Muten dalam sambutannya mengapresiasi kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Desa Batu Penyu yang tercermin dari suksesnya penyelenggaraan acara adat tersebut.

“Banyaknya sumbangan yang terkumpul serta meriahnya kegiatan hari ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masyarakat masih terjaga dengan baik. Ini patut menjadi contoh bagi desa-desa lain,” ujar Kamarudin.

Ia berharap nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kekompakan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita ingin masyarakat hidup dengan nyaman, aman, dan tetap menjaga kebersamaan serta saling menghargai,” tambahnya.

Kamarudin juga menyatakan komitmennya untuk hadir dalam pelaksanaan Selamat Laut pekan depan.

“Taun kemarin aku dak sempat hadir di Selamat Laut. Tahun ini aku nak hadir, merayakan kebersamaan dengan masyarakat Desa Batu Penyu. Mudah-mudahan ndak ade agenda luar daerah, tapi kalau pun ade, akan aku prioritaskan kegiatan di kampung sendiri,” ujarnya.

Tradisi Maras Taun dan Selamat Laut sendiri bukan sekadar seremoni budaya, melainkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat identitas, menjaga warisan leluhur, sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.