Beranda / Berita / Detil Berita

Jelang Hari Besar Keagamaan, Pemkab Beltim Gelar Gerakan Pangan Murah

14/Feb/2026, 06:39 WIB • Tassa

opd #Gerakan Pangan Murah 👁️ 12x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Menjelang hari besar keagamaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Kantor Camat Manggar ini merupakan upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus bentuk kepedulian pemerintah terhadap daya beli masyarakat, khususnya dalam menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang hari besar.

Bupati Beltim yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Bayu Priyambodo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.

“Momentum hari besar keagamaan biasanya diiringi dengan peningkatan permintaan. Oleh karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Ia berharap agar pelaksanaan GPM ini dapat memperoleh berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, telur, dan bahan pokok lainnya dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar. 

“Pesan kami kepada masyarakat luas, mari manfaatkan kegiatan ini dengan sebijak mungkin, beli sesuai kebutuhan jangan berlebihan, agar kiranya tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini dapat tercapai,” harap Bayu. 

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Beltim, Heru Indramarta menambahkan bahwa pelaksanaan GPM juga merupakan bagian dari strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga inflasi tetap terkendali, terutama pada periode rawan kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan. 

“Biasanya jelang hari besar ada kecenderungan kenaikan harga bahan pokok di pasaran, melalui kegiatan ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah untuk menekan harga-harga bahan pokok agar terjangkau oleh masyarakat,” paparnya. 

Ia mengatakan dalam pelaksanaan GPM ini Pemkab Beltim turut menggandeng langsung petani lokal, Kelompok Wanita Tani (KWT) dan pelaku UMKM guna memastikan pasokan tersedia dalam jumlah yang cukup.

“Dalam kesempatan ini kami mendatangkan langsung petani lokal, KWT, UMKM untuk menjual produknya ke masyarakat, jadi menjembatani antara petani lokal dan masyarakat untuk memasarkan produknya,” kata Heru. 

Pemkab Beltim berharap, melalui GPM ini, masyarakat dapat lebih tenang dalam menyambut hari besar keagamaan tanpa terbebani oleh kenaikan harga kebutuhan pokok, serta stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga.