Beranda / Berita / Detil Berita

H-8 Jelang Lebaran, Pemkab Beltim Tinjau Kondisi Pasar

14/Mar/2026, 09:51 WIB • Fauzi

utama #Stabilitas harga 👁️ 8x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten bersama Wakil Bupati, Khairil Anwar dan Sekretaris Daerah Erna Kunondo meninjau langsung kondisi harga dan stok bahan kebutuhan pokok di Pasar Lipat Kajang Manggar, Jumat (13/3/26) pagi.

Peninjauan yang dilakukan pada H-8 Idulfitri tersebut juga diikuti sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Beltim. Dalam kesempatan itu, Bupati berdialog langsung dengan para pedagang maupun pembeli guna memastikan kondisi harga bahan pokok serta ketersediaan stok di pasar utama di Kecamatan Manggar tersebut.

Dari hasil pemantauan di lapangan, sejumlah komoditas masih berada pada harga yang relatif stabil.

“Kalau kita lihat di pasar Manggar ini harganya masih cukup stabil. Ada yang naik sedikit seperti udang, tapi secara umum masih aman. Ayam masih sekitar Rp42 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram, masih harga standar,” kata Kamarudin usai peninjauan.

Ia menyebut beberapa komoditas memang mulai mengalami kenaikan menjelang hari raya, seperti daging sapi yang saat ini berada di kisaran Rp170 ribu per kilogram. Namun harga tersebut masih berada dalam batas ketentuan yang berlaku atau Harge Eceran Tertinggi (HET).

“Daging tadi saya cek sudah sekitar Rp170 ribu, tapi itu masih dalam batas yang ditetapkan. Kita tetap antisipasi karena biasanya mendekati Lebaran harga mulai bergerak,” ujarnya.

Menurut Kamarudin, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga agar lonjakan yang terjadi tetap dapat dijangkau oleh masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati juga berbincang santai dengan sejumlah pedagang. Beberapa pedagang menyampaikan bahwa aktivitas pasar masih relatif sepi karena pegawai pemerintah belum menerima THR.

Selain mengecek harga dan stok bahan pangan, Bupati juga meninjau kondisi fisik pasar. Ia meminta dinas terkait memperhatikan sejumlah infrastruktur pasar agar aktivitas jual beli masyarakat dapat berlangsung lebih nyaman.

Suasana sidak pasar juga diwarnai aksi spontan Bupati yang terlihat membantu beberapa pembeli dengan membelikan kebutuhan mereka ataupun sekadar menambah uang saku. Aksi berbagi tersebut juga pernah dilakukan Bupati saat peninjauan pasar menjelang Idulfitri pada tahun 2025 lalu.

Bupati Imbau Warga Tak Panic Buying BBM dan LPG

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG secara berlebihan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Menurutnya, pemerintah terus memantau ketersediaan energi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan.

“Kalau masalah BBM tidak usah terlalu panik. Pemerintah pusat juga terus mengantisipasi agar harga tetap terjaga, apalagi menjelang Idulfitri,” katanya.

Imbauan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Kementerian dalam sebelumnya meminta seluruh kepala daerah, baik gubernur, bupati maupun wali kota, untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying terhadap BBM maupun kebutuhan pokok menjelang hari raya.

Pemerintah pusat, terus memantau kondisi stok dan distribusi energi nasional agar tetap stabil sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan.

Selain itu, Kamarudin juga menegaskan pemerintah daerah tetap memperhatikan kesehatan masyarakat terkait penggunaan minyak goreng oleh pelaku usaha makanan.

Mantan Pengusaha ini meminta para pedagang makanan agar tidak menggunakan minyak goreng berulang hingga berubah warna karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan konsumen.

“Goreng boleh, tapi minyaknya jangan sampai hitam. Itu bisa mengganggu kesehatan masyarakat. Lebih baik kita bantu atau subsidi pelaku UMKM daripada kesehatan masyarakat yang dikorbankan,” tegasnya.

Usai melakukan peninjauan di Pasar Lipat Kajang, rombongan pemerintah daerah melanjutkan kegiatan dengan meninjau pelaksanaan operasi pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Beltim.