Beranda / Berita / Detil Berita

Dendang Awali Musrenbang Kecamatan 2027

05/Feb/2026, 10:55 WIB • Ririn

opd #Musrenbang Kecamatan 2027 👁️ 75x dibaca

Dendang, Diskominfo SP Beltim — Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Dendang Tahun 2027 di Halaman Kantor Camat Dendang, Rabu (4/2/26). Kegiatan ini menjadi Musrenbang kecamatan perdana yang akan dilanjutkan di enam kecamatan lainnya dengan mengusung tema pembangunan tahun 2027 “Akselerasi Fondasi Digital dan Penguatan Kesejahteraan Merata Berbasis Potensi Lokal”.

Bupati Beltim Kamarudin Muten, melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ikhwan Fahrozi menegaskan bahwa Musrenbang kecamatan menjadi ruang strategis untuk menentukan prioritas pembangunan berbasis potensi dan kebutuhan riil masyarakat.

“Musrenbang ini menekankan agar setiap desa mampu mengembangkan potensi unggulannya serta mengantisipasi potensi masalah sejak dini, sehingga diharapkan bahwa arah pembangunan ini benar-benar bersumber dari masyarakat,” ujar Ikhwan.

Ia menambahkan keterbatasan anggaran daerah saat ini menuntut penetapan usulan pembangunan harus benar-benar yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Kami berharap Musrenbang menghasilkan usulan strategis yang layak ditindaklanjuti untuk pembangunan ke depan dan tentunya memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Camat Dendang Susiawati menyampaikan bahwa Musrenbang juga menjadi sarana evaluasi pembangunan sekaligus perencanaan program yang lebih tepat sasaran.

“Kami mengevaluasi pelaksanaan pembangunan sebelumnya agar usulan ke depan dapat disusun lebih matang dan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Potensi pertanian dan perkebunan Kecamatan Dendang menjadi salah satu fokus pembahasan sebagai potensi unggulan lokal. Hal ini menjadi salah satu upaya mendorong ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.

Selain potensi unggulan, Pemerintah Kecamatan Dendang juga mendorong rencana pengembangan ruang publik sebagai pusat aktivitas sosial dan kreativitas masyarakat demi menunjang pembangunan ke depan.

“Kami merencanakan ruang publik ini akan memanfaatkan lahan kosong yang belum dikelola, yang mana juga tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan CSR. Ini nantinya diharapkan dapat menjadi wadah untuk berkegiatan, baik itu untuk pusat klinik maupun pusat seni bagi masyarakat, yang akan kami dorong melalui usulan pembangunan,” tambah Susiawati.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengajuan dan pembahasan usulan desa kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Beltim Tahun 2027.