Beranda / Berita / Detil Berita

Perkuat Toleransi dan Kerukunan, Pemkab Beltim Gelar Satu Jam Bersama Forkopimda

02/Des/2025, 08:10 WIB • Vera

utama #Forkopimda Beltim 👁️ 97x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Belitung Timur (Beltim) menggelar kegiatan 'Satu Jam Bersama Forkopimda' sebagai wadah silaturahmi berbagai elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Beltim di Warkop Aput, Senin (1/12).

Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai jalannya acara yang diisi dengan dialog dan diskusi. 

Acara tersebut dihadiri Bupati Beltim Kamarudin Muten, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, Ketua DPRD Beltim, Dandim, Danlanud, kepala perangkat daerah, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda.

Dalam kesempatan itu, Bupati Beltim Kamarudin menilai pertemuan ini sangat bermanfaat dalam memperkuat toleransi dan kerukunan antar umat bergama yang selama ini terjalin baik di Beltim serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan. 

“Saya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara Pemerintah Kabupaten Beltim dengan berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda. Saling menjaga, kebersamaan dan kekompakan adalah kekuatan terbesar kita dalam membangun daerah,” ungkap Kamarudin. 

Ia menyampaikan kegiatan ini menjadi wadah bertukar pikiran terkait kondisi daerah, termasuk masukan dan saran dari berbagai pihak yang hadir. 

“Acara ini sangat penting sebagai wadah komunikasi antar seluruh komponen masyarakat yang beragam untuk membangun sinergi, memperkokoh komitmen dengan menjaga toleransi antar suku dan umat beragama sebagai modal membangun Beltim,” ungkap Kamarudin. 

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Beltim, Suyatno Taslim menekankan pentingnya upaya menjaga keharmonisan, toleransi dan saling menghormati antar umat beragama. 

“Kami berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara umat beragama, seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda serta dapat terus bersinergi dalam menjaga persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai toleransi yang telah menjadi warisan luhur kita,” harap Taslim. 

Kegiatan ini juga diisi dengan dialog antarumat beragama, serta membahas pentingnya merawat persaudaraan di tengah dinamika sosial dan momentum dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan.